Posting Terbaru :

Mala, Cewek Seksi Bahenol Bertoket Gede

Written By detikberita.com on Rabu, 22 Februari 2012 | 00.59







[Cerita Panas] Nikmatnya Tubuh Rina

Written By detikberita.com on Selasa, 21 Februari 2012 | 22.59

Aku adalah seorang mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi di Bandung, dan sekarang sudah tingkat akhir. Untuk saat ini aku tidak mendapatkan mata kuliah lagi dan hanya mengerjakan skripsi saja. Oleh karena itu aku sering main ke tempat abangku di Jakarta.

Suatu hari aku ke Jakarta. Ketika aku sampai ke rumah kakakku, aku melihat ada tamu, rupanya ia adalah teman kuliah kakakku waktu dulu. Aku dikenalkan kakakku kepadanya. Rupanya ia sangat ramah kepadaku. Usianya 40 tahun dan sebut saja namanya Firman. Ia pun mengundangku untuk main ke rumahnya dan dikenalkan pada anak-istrinya. Istrinya, Dian, 7 tahun lebih muda darinya, dan putrinya, Rina, duduk di kelas 2 SMP.

Kalau aku ke Jakarta aku sering main ke rumahnya. Dan pada hari Senin, aku ditugaskan oleh Firman untuk menjaga putri dan rumahnya karena ia akan pergi ke Malang, ke rumah sakit untuk menjenguk saudara istrinya. Menurutnya sakit demam berdarah dan dirawat selama 3 hari. oleh karena itu ia minta cuti di kantornya selama 1 minggu. Ia berangkat sama istrinya, sedangkan anaknya tidak ikut karena sekolah.

Setelah 3 hari di rumahnya, suatu kali aku pulang dari rumah kakakku, karena aku tidak ada kesibukan apapun dan aku pun menuju rumah Firman. Aku pun bersantai dan kemudian menyalakan VCD. Selesai satu film. Saat melihat rak, di bagian bawahnya kulihat beberapa VCD porno. Karena memang sendirian, aku pun menontonnya. Sebelum habis satu film, tiba-tiba terdengar pintu depan dibuka. Aku pun tergopoh-gopoh mematikan televisi dan menaruh pembungkus VCD di bawah karpet.

“Hallo, Oom Ryan..!” Rina yang baru masuk tersenyum.
“Eh, tolong dong bayarin Bajaj.. uang Rina sepuluh-ribuan, abangnya nggak ada kembalinya.”
Aku tersenyum mengangguk dan keluar membayarkan Bajaj yang cuma dua ribu rupiah.

Saat aku masuk kembali.., pucatlah wajahku! Rina duduk di karpet di depan televisi, dan menyalakan kembali video porno yang sedang setengah jalan. Mia memandang kepadaku dan tertawa geli.
“Ih! Oom Ryan! Begitu, tho, caranya..? Rina sering diceritain temen-temen di sekolah, tapi belon pernah liat.”
Gugup aku menjawab, “Rina.. kamu nggak boleh nonton itu! Kamu belum cukup umur! Ayo, matiin.”
“Aahh, Oom Ryan. Jangan gitu, dong! Tu, liat.. cuma begitu aja! Gambar yang dibawa temen Rina di sekolah lebih serem.”

Tak tahu lagi apa yang harus kukatakan, dan khawatir kalau kularang Rina justru akan lapor pada orangtuanya, aku pun ke dapur membuat minum dan membiarkan Rina terus menonton. Dari dapur aku duduk-duduk di beranda belakang membaca majalah.

Sekitar jam 7 malam, aku keluar dan membeli makanan. Sekembalinya, di dalam rumah kulihat Rina sedang tengkurap di sofa mengerjakan PR, dan.. astaga! Ia mengenakan daster yang pendek dan tipis. Tubuh mudanya yang sudah mulai matang terbayang jelas. Paha dan betisnya terlihat putih mulus, dan pantatnya membulat indah. Aku menelan ludah dan terus masuk menyiapkan makanan.

Setelah makanan siap, aku memanggil Rina. Dan.., sekali lagi astaga.. jelas ia tidak memakai BH, karena puting susunya yang menjulang membayang di dasternya. Aku semakin gelisah karena penisku yang tadi sudah mulai “bergerak”, sekarang benar-benar menegak dan mengganjal di celanaku.

Selesai makan, saat mencuci piring berdua di dapur, kami berdiri bersampingan, dan dari celah di dasternya, buah dadanya yang indah mengintip. Saat ia membungkuk, puting susunya yang merah muda kelihatan dari celah itu. Aku semakin gelisah. Selesai mencuci piring, kami berdua duduk di sofa di ruang keluarga.

“Oom, ayo tebak. Hitam, kecil, keringetan, apaan..!”
“Ah, gampang! Semut lagi push-up! Khan ada di tutup botol Fanta! Gantian.. putih-biru-putih, kecil, keringetan, apa..?”
Mia mengernyit dan memberi beberapa tebakan yang semua kusalahkan.
“Yang bener.. Rina pakai seragam sekolah, kepanasan di Bajaj..!”
“Aahh.. Oom Ryan ngeledek..!”
Mia meloncat dari sofa dan berusaha mencubiti lenganku. Aku menghindar dan menangkis, tapi ia terus menyerang sambil tertawa, dan.. tersandung!

Ia jatuh ke dalam pelukanku, membelakangiku. Lenganku merangkul dadanya, dan ia duduk tepat di atas batang kelelakianku! Kami terengah-engah dalam posisi itu. Bau bedak bayi dari kulitnya dan bau shampo rambutnya membuatku makin terangsang. Dan aku pun mulai menciumi lehernya. Rina mendongakkan kepala sambil memejamkan mata, dan tanganku pun mulai meremas kedua buah dadanya.

Nafas Rina makin terengah, dan tanganku pun masuk ke antara dua pahanya. Celana dalamnya sudah basah, dan jariku mengelus belahan yang membayang.
“Uuuhh.. mmhh..” Rina menggelinjang.
Kesadaranku yang tinggal sedikit seolah memperingatkan bahwa yang sedang kucumbu adalah seorang gadis SMP, tapi gariahku sudah sampai ke ubun-ubun dan aku pun menarik lepas dasternya dari atas kepalanya.
Aahh..! Rina menelentang di sofa dengan tubuh hampir polos!

Aku segera mengulum puting susunya yang merah muda, berganti-ganti kiri dan kanan hingga dadanya basah mengkilap oleh ludahku. Tangan Rina yang mengelus belakang kepalaku dan erangannya yang tersendat membuatku makin tak sabar. Aku menarik lepas celana dalamnya, dan.. nampaklah bukit kemaluannya yang baru ditumbuhi rambut jarang. Bulu yang sedikit itu sudah nampak mengkilap oleh cairan kemaluan Rina. Aku pun segera membenamkan kepalaku ke tengah kedua pahanya.

“Ehh.. mmaahh..,” tangan Rina meremas sofa dan pinggulnya menggeletar ketika bibir kemaluannya kucium.
Sesekali lidahku berpindah ke perutnya dan mengemut perlahan.
“Ooohh.. aduuhh..,” Rina mengangkat punggungnya ketika lidahku menyelinap di antara belahan kemaluannya yang masih begitu rapat.
Lidahku bergerak dari atas ke bawah dan bibir kemaluannya mulai membuka. Sesekali lidahku akan membelai kelentitnya dan tubuh Rina akan terlonjak dan nafas Rina seakan tersedak. Tanganku naik ke dadanya dan meremas kedua bukit dadanya. Putingnya sedikit membesar dan mengeras.

Ketika aku berhenti menjilat dan mengulum, Rina tergeletak terengah-engah, matanya terpejam. Tergesa aku membuka semua pakaianku, dan kemaluanku yang tegak teracung ke langit-langit, kubelai-belaikan di pipi Rina.
“Mmmhh.. mmhh.. oohhmm..,” ketika Rina membuka bibirnya, kujejalkan kepala kemaluanku.
Mungkin film tadi masih diingatnya, jadi ia pun mulai menyedot. Tanganku berganti-ganti meremas dadanya dan membelai kemaluannya.

Segera saja kemaluanku basah dan mengkilap. Tak tahan lagi, aku pun naik ke atas tubuh Rina dan bibirku melumat bibirnya. Aroma kemaluanku ada di mulut Rina dan aroma kemaluan Rina di mulutku, bertukar saat lidah kami saling membelit.

Dengan tangan, kugesek-gesekkan kepala kemaluanku ke celah di selangkangan Rina, dan sebentar kemudian kurasakan tangan Rina menekan pantatku dari belakang.
“Ohhmm, mam.. msuk.. hh.. msukin.. Omm.. hh.. ehekmm..”
Perlahan kemaluanku mulai menempel di bibir liang kemaluannya, dan Rina semakin mendesah-desah. Segera saja kepala kemaluanku kutekan, tetapi gagal saja karena tertahan sesuatu yang kenyal. Aku pun berpikir, apakah lubang sekecil ini akan dapat menampung kemaluanku yang besar ini. Terus terang saja, ukuran kemaluanku adalah panjang 15 cm, lebarnya 4,5 cm sedangkan Rina masih SMP dan ukuran lubang kemaluannya terlalu kecil.

Tetapi dengan dorongan nafsu yang besar, aku pun berusaha. Akhirnya usahaku pun berhasil. Dengan satu sentakan, tembuslah halangan itu. Rina memekik kecil, dahinya mengernyit menahan sakit. Kuku-kuku tangannya mencengkeram kulit punggungku. Aku menekan lagi, dan terasa ujung kemaluanku membentur dasar padahal baru 3/4 kemaluanku yang masuk. Lalu aku diam tidak bergerak, membiarkan otot-otot kemaluan Rina terbiasa dengan benda yang ada di dalamnya.

Sebentar kemudian kernyit di dahi Rina menghilang, dan aku pun mulai menarik dan menekankan pinggulku. Rina mengernyit lagi, tapi lama kelamaan mulutnya menceracau.
“Aduhh.. sshh.. iya.. terusshh.. mmhh.. aduhh.. enak.. Oomm..”
Aku merangkulkan kedua lenganku ke punggung Rina, lalu membalikkan kedua tubuh kami hingga Rina sekarang duduk di atas pinggulku. Nampak 3/4 kemaluanku menancap di kemaluannya. Tanpa perlu diajarkan, Rina segera menggerakkan pinggulnya, sementara jari-jariku berganti-ganti meremas dan menggosok dada, kelentit dan pinggulnya, dan kami pun berlomba mencapai puncak.

Lewat beberapa waktu, gerakan pinggul Rina makin menggila dan ia pun membungkukkan tubuhnya dan bibir kami berlumatan. Tangannya menjambak rambutku, dan akhirnya pinggulnya menyentak berhenti. Terasa cairan hangat membalur seluruh batang kemaluanku.

Setelah tubuh Rina melemas, aku mendorong ia telentang. Dan sambil menindihnya, aku mengejar puncakku sendiri. Ketika aku mencapai klimaks, Rina tentu merasakan siraman air maniku di liangnya, dan ia pun mengeluh lemas dan merasakan orgasmenya yang ke dua.

Sekian lama kami diam terengah-engah, dan tubuh kami yang basah kuyup dengan keringat masih saling bergerak bergesekan, merasakan sisa-sisa kenikmatan orgasme.
“Aduh, Oom.. Rina lemes. Tapi enak banget.”
Aku hanya tersenyum sambil membelai rambutnya yang halus. Satu tanganku lagi ada di pinggulnya dan meremas-remas. Kupikir tubuhku yang lelah sudah terpuaskan, tapi segera kurasakan kemaluanku yang telah melemas bangkit kembali dijepit liang vagina Rina yang masih amat kencang.

Aku segera membawanya ke kamar mandi, membersihkan tubuh kami berdua dan.. kembali ke kamar melanjutkan babak berikutnya. Sepanjang malam aku mencapai tiga kali lagi orgasme, dan Rina.. entah berapa kali. Begitupun di saat bangun pagi, sekali lagi kami bergumul penuh kenikmatan sebelum akhirnya Rina kupaksa memakai seragam, sarapan dan berangkat ke sekolah.

Kembali ke rumah Firman, aku masuk ke kamar tidur tamu dan segera pulas kelelahan. Di tengah tidurku aku bermimpi seolah Rina pulang sekolah, masuk ke kamar dan membuka bajunya, lalu menarik lepas celanaku dan mengulum kemaluanku. Tapi segera saja aku sadar bahwa itu bukan mimpi, dan aku memandangi rambutnya yang tergerai yang bergerak-gerak mengikuti kepalanya yang naik-turun. Aku melihat keluar kamar dan kelihatan VCD menyala, dengan film yang kemarin. Ah! Merasakan caranya memberiku “blowjob”, aku tahu bahwa ia baru saja belajar dari VCD.

Model Montok Debby Aura

Debby Aura Popular
Debby Aura Popular

Debby Aura Popular

Debby Aura Popular

Debby Aura Popular
Debby Aura Popular

Debby Aura Popular

Toket Kenyal Tante Iva

Body Bahenol Tante Girang


Model Bertubuh Mulus Estelle Linden

Estelle Linden

Estelle Linden

Estelle Linden

Estelle Linden

Estelle Linden

Estelle Linden

Foto Body Montok Five Vi

Five Vi

Five Vi

Five Vi

Five Vi

Five Vi

Foto Body Mulus dan Seksi Pevita Pearce






Bispak Bertatto Abis Di Pake




6 Tanda Cowok Pencemburu

Setiap pasangan, pada suatu titik pasti pernah harus menghadapi kondisi cemburu. Cemburu bisa berupa iri karena masalah adanya pihak ketiga, bisa pula karena masalah uang dan kesempatan keluar. Yang namanya cemburu, bagaimana pun, bisa menciptakan goncangan dalam banyak hubungan, menimbulkan kehilangan rasa percaya dan sakit hati.

blog-apa-aja.blogspot.com

Banyak perempuan, mengharap bahwa lelakinya akan sedikit cemburu sesekali demi membuatnya merasa diingini. Namun, beberapa perempuan kurang beruntung karena mendapati p asangannya ternyata memiliki masalah kecemburuan yang sangat tinggi. Jadi, bagaimana caranya membedakan seorang pria yang tahu kapan batasan cemburu wajar dan cemburu paranoid? Ini tanda-tandanya:

Membuntuti

Memang adalah hal yang wajar jika pasangan mengetahui kemana kekasihnya pergi dan kapan mereka akan tiba di rumah. Anda selalu ingin tahu ke mana mereka pergi dan apa yang mereka lakukan saat tidak sedang bersama Anda. Namun, jika dalam sehari, lelaki Anda bisa menelepon 15 kali sehari, menanyakan ke mana Anda pergi, dengan siapa, dan sedang apa, wah, itu pertanda kurang baik. Pria dengan masalah kecemburuan yang di luar kendali umumnya akan selalu ingin tahu Anda sedang berada di mana secara persis, setiap waktu, setiap saat. Ditambah lagi, mereka ingin tahu Anda pergi dengan siapa dan apa saja yang Anda bicarakan bersama mereka. Sikap kendali berlebihan semacam ini bisa membuat Anda merasa takut untuk bepergian dan merasa di bawah monitornya seti ap waktu.

Ia tak pernah salah

Pria yang bermasalah dengan rasa cemburu memiliki kepribadian agresif dan bermasalah dengan mengakui kesalahannya. "Seseorang yang pencemburu memberi impresi sebagai orang yang percaya diri berlebihan," jelas Paul A. Huck, psikolog klinis dan penulis Overcoming Jealousy and Possessiveness, namun sebenarnya hal itu berakar dari kerendahan kepercayaan diri dan sangat insecure.

Anda tak boleh punya teman

Pria yang sangat pencemburu ingin mengkontrol Anda, tak hanya ke mana Anda pergi, tetapi juga kapan, dan kepada siapa Anda boleh berbicara. Mereka merasa perlu mendikte dengan siapa Anda bisa bertemu. Teman atau kerabat yang tak ia sukai, dengan segera akan tercoreng dari daftar orang yang boleh Anda ajak bicara. Apalagi teman-teman pria Anda. Ia tak tahan membayangkan bahwa Anda berbicara dengan pria lain. Ini dinamakan "kecemburuan berprasangka", yang tidak berdasarkan pada tindakan yang belum tentu Anda telah lakukan, dan hanya berdasarkan imajinasinya. Ini adalah siklus berulang, dan jika si wanita tidak waspada, di penghujung hari, ia baru tersadar, bahwa ia tak punya banyak teman, dan bahkan mungkin diperintah untuk tidak menemui kerabat yang tak ia sukai.

Marah karena tidak diajak

Pria dengan masalah kecemburuan yang parah ingin diajak ke mana pun dan kapan pun. Ini adalah salah satu alasan mengapa ia akan mencecar si perempuan mengenai hari yang telah si perempuan lalui. Karenanya, saat seorang perempuan membuat perencanaan yang tidak mengikutsertakan si pria, maka si pria akan marah karena merasa tersakiti. Ini kembali lagi ke masalah tingkat insekuritas si pria.

Jadi kasar

Kekerasan cenderung bersamaan datang dalam diri seorang pria pencemburu. Karena mereka belum belajar bagaimana mengkontrol kecemburuan mereka. Rasa frustasi yang mereka rasakan membuat mereka sering marah-marah. "Kebanyakan orang yang cemburu mengutarakan kekesalan mereka dengan sangat kencang dan jelas. Mereka bisa berteriak kepada pasangannya, memukul, bahkan mendorong tanpa rasa malu. Pria bisa membanting barang, memukul dinding, dan banyak lainnya," jelas Hauck. Jika pasangan Anda memiliki kecenderungan untuk memukul dan merusak barang di sekitaran saat ia cemburu, hm, sebaiknya pikirkan lagi hubungan Anda.

Berhadapan dengan sikap pencemburunya yang antik

"Kecemburuan pada dasarnya adalah sifat yang merusak hubungan, jadi amat penting untuk mencegahnya sebelum terjadi di luar kendali," saran dr Gabrielle Morrissey, konselor dan pakar seks. Bicarakan pada pasangan Anda dan biarkan ia mengetahui bahwa Anda kurang setuju dengan caranya mengkontrol hidup Anda. Katakan apa yang Anda rasa dan pastikan ia mengerti bahwa Anda mencintainya, tetapi masalah cemburu ini menyebabkan masalah di antara Anda.

Namun ingat, jika Anda ingin pasangan Anda percaya, jangan sembunyikan aap pun. An da harusnya seperti buku yang terbuka. Hormati pasangan Anda dengan cukup untuk membuatnya tahu ke mana, kapan, dan apa yang Anda lakukan saat pergi.

Langkah penting lainnya adalah untuk tidak pasrah pada permintaannya yang tidak masuk akal. Saat Anda selalu menjawab pertanyaannya setiap kali ia menelepon untuk melaporkan keberadaan Anda, mereka makin "diperkuat". Jika ia menelepon Anda 10 kali dalam sehari untuk mengecek keberadaan Anda, jawab sekali, beri jawaban yang tegas dan lugas, lalu matikan. Tahu kapan Anda harus berkata tidak. Menjadi orang yang pasrah dan mencoba memuaskan dirinya hanya akan mendorongnya bertingkah seperti itu terus.

Pria yang pencemburu akan merasa bahwa Anda mengabaikan dirinya. Siapkan waktu khusus secara pribadi dengannya agar bisa terhubung sebagai pasangan. Bicarakan hal ini di tempat pribadi dan sepi. Namun, bila ia masih bertingkah tidak rasional, keluarlah dari hubungan tersebut selagi sempat ketimbang menyesal karen a hidup Anda merana, tersakiti, dan tak punya teman.
blog-apa-aja.blogspot.com

>>>>>>>>>> blog-apa-aja.blogspot.com <<<<<<<<<<

Sexy Dancer Ibukota

[Cerita Panas] Rita Diperkosa Berandal

Hari itu Rita pulang agak kemalaman dari tempat kerjanya di bilangan Senen, jadi kendaraan umum pun sudah agak jarang yang melintas. Sementara menunggu bis yang menuju Depok, Rita duduk sendirian di halte yang agak gelap tersebut. Hingga akhirnya 5 menit kemudian sebuah minibus berwarna gelap berhenti tepat di depan Rita dengan pintu tengah model geser yang sudah dibuka lebar-lebar, dan seketika itu juga dua orang langsung turun dari mobil dan tanpa basa-basi langsung menyeret Rita masuk ke dalam mobil, pintu ditutup dengan cepat dan dengan santainya mobil tersebut kembali melaju.

Kejadian yang tidak sampai tiga puluh detik itu membuat Rita sangat kaget dan lemas. Sementara itu delapan anak muda berandal yang ada di dalam mobil tertawa-tawa riang karena berhasil menculik Rita. Rita diancam agar menuruti kemauan para pemuda berandal tersebut, maka mereka akan memperlakukan Rita dengan baik.

Sementara mobil dilarikan ke sebuah villa di Puncak, Rita diajak berbicara sepanjang perjalanan dengan berbagai pertanyaan seputar dirinya, hingga akhirnya Rita diajak berbicara yang kotor dan porno, bahkan Rita dipaksa untuk mengulang semua perkataan porno yang mereka ucapkan, sementara itu pakaian Rita mulai dipereteli satu persatu.

Pertama-tama Rita dipaksa untuk membuka kancing blousnya sendiri hingga akhirnya blous tersebut dilepas dari tubuhnya. Berbagai pasang mata dimobil itu melotot dengan napsunya melihat tubuh Rita yang lumayan padat itu, terutama dengan sepasang payudara yang masih dibalut bra putih berenda.

Kini giliran rok span Rita yang dipereteli hingga celana dalam berwarna putih model semi G-String itu terlihat dengan jelas. Masih satu jam perjalanan menuju Puncak dan mereka sudah tidak sabar untuk sampai disana dan mengerjai Rita. Rita yang duduk dikursi tengah yang diapit oleh empat pemuda di sebelah kiri kanannya mulai digerayangi oleh beberapa pemuda berandal tesebut. Tangan demi tangan bergentayangan disekujur tubuhnya yang lumayan montok itu. Dengan kaki yang dipaksa mengangkang lebar, para pemuda tersebut bergantian mengusap serta meremas-remas paha dan selangkangan Rita, sementara itu kedua tangan Rita dipaksa untuk masuk ke dalam kolor mereka dan sudah tentu harus menggenggam batang penis yang sudah ngaceng tersebut.

Selama satu jam perjalanan itu, mereka bergantian duduk di sebelah Rita sambil mengerjai Rita, hingga akhirnya mobil sampai dipersimpangan jalan dekat villa tersebut, dan disana sudah menunggu tigal mobil minibus penuh dengan para penumpangnya, dan mereka beiringan menuju villa yang dituju. Mobil yang ditumpangi Rita langsung diparkir didalam garasi, sementara yang lainnya parkir di pekarangan villa besar tersebut.

Waktu menunjukkan jam setengah sebelas malam dan keadaan begitu sepi dan tidak ada seorang pun yang lewat disana. Para pemuda berandal itu langsung masuk ke dalam, dan pintu langsung dikunci. Sementara itu Rita yang hanya memakai bra dan g-string putih serta sepatu hak tinggi dibawa masuk lewat pintu samping yang ada di dalam garasi. Dan betapa terkejutnya Rita begitu masuk keruang tengah villa besar tesebut. Disana ada tiga puluh empat pemuda yang menunggunya, ditambah lagi dengan delapan orang lagi yang menculiknya tadi, hingga total semuanya ada empat puluh dua orang.

Rita disuruh duduk di kursi sofa di tengah ruangan itu, dan salah seorang membawakan roti dan minuman dingin dan Rita dipaksa untuk menghabiskan makanan tersebut, agar tidak lapar. Sementara Rita menyelesaikan makanannya, beberapa orang memasang kamera handycam di berbagai sudut ruangan dan mengarahkannya ke tengah ruangan dan ke arah sofa tempat Rita duduk. Yang lainnya sudah memulai membuka baju masing-masing hingga hanya memakai kolor saja. Rita berusaha untuk tetap tenang, walaupun sebenarnya ia takut sekali melihat lelaki telanjang begitu banyak dihadapannya.

Rita pun mulai diperkosa dan dikerjain. Bebarapa orang mulai membuka celana dalamnya di depan wajah Rita, dan memaksa Rita untuk mengulum penis mereka yang sudah ngaceng berat. Mulut Rita pun disibukkan oleh penis yang keluar masuk mulutnya dengan paksa secara bergantian. Kepala Rita pun dipegangi dari arah belakang sehingga sulit bergerak, sementara itu batang penis demi batang penis terus bergantian dilingkari oleh bibir Rita dan memaksa untuk masuk lebih dalam sehingga sepasang buah sakar bergelantungan memukul-mukul dagu Rita dengan cepat ketika batang penis masuk hingga mentok dipangkalnya.

Dalam keadaan duduk tegak Rita terus dipaksa meng-oral kejantanan para pemuda beandal itu, sementara itu yang lain menggerayangi tubuh Rita yang sintal itu, sambil memaksa tangan Rita untuk mengocok penis mereka bergantian. Setengah jam sudah berlalu dan keadaan makin memanas hingga akhirnya Rita mulai disetubuhi bergantian.

Rita disuruh berdiri dan nungging ke arah depan, G-string Rita dimiringkan ke arah kiri, dan mulailah Rita disetubuhi dari arah belakang. Beberapa batang penis langsung bergantian keluar masuk vagina Rita yang masih lumayan sempit itu. Beberapa pemuda berandal mengoleskan minyak pelicin di penis mereka yang sudah ngaceng itu, dan dengan napsunya mereka saling berebutan ingin menyodok vagina Rita dari belakang, sementara itu yang lain mengantri untuk dioral Rita, sambil meremas-remas payudara Rita yang masih dibungkus bh putih itu.

Habis sudah Rita diperkosa dari depan dan belakang. Bahkan mereka membopong Rita ke atas meja makan yang cukup besar, dan Rita pun dipaksa mengangkang lebar-lebar lalu seperti biasa diantri rame-rame. Mulut Rita pun tak kalah sibuk dengan dipaksanya Rita mengulum penis demi penis, bahkan ada yang berjongkok diatas wajah Rita, dan memaksa Rita untuk menjilati pantat mereka satu persatu, sambil sesekali mereka menekan-nekan wajah Rita secara bergantian diselangkangan mereka, hingga penis mereka terjepit diantara wajah dan perut mereka.

Salah seorang membetot G-string Rita hingga lepas dari selangkangannya dan secara bergantian digunakan untuk mengocok batang penis mereka. Dengan bernapsu mereka terus mengocok penis mereka sambil dengan menggunakan G-string putih Rita sambil menempelkan ‘topi baja’ nya diwajah Rita, setelah puas menggunakan G-string Rita, celana dalam itu lalu disumpalkan ke dalam mulut Rita hingga tak bersisa diluar, sementara itu sekitar dua puluh orang masih mengantri di depan selangkangan Rita sambil sesekali memainkan penis mereka karena sudah tidak tahan untuk menikmati tubuh Rita yang lumayan montok itu.

Lima belas orang mengantri di depan wajah Rita sambil berusaha mendapatkan oral dibibir seksi itu. G-string Rita yang sudah basah itu dikalungkan di leher Rita dan Rita pun kembali dipaksa mengoral batang-batang penis yang horny itu, namun kali ini mereka ingin di-oral sampai ngecret. Penis panjang hitam dan bau keluar masuk mulut Rita, sementara yang lain bergantian menglosor-glosorkan penisnya di muka Rita. Tidak sampai dua menit penis hitam itu muncrat di dalam mulut Rita yang mungil itu dan memuntahkan air mani berkali-kali didalam mulut Rita, sementara wajah Rita ditekan dalam-dalam keselangkangan orang tersebut, hingga semua air mani tertelan ludes ke dalam tenggorokan Rita, sementara yang lain dengan cepat mengambil bagian yang sama, bahkan beberapa orang yang sudah tidak tahan lagi mengocokan penisnya dimuka Rita sampai muncrat diseluruh bagian wajah dan ambut Rita.

Beberapa orang bergantian dioral Rita dan ketika ingin muncrat mereka mencabut penisnya dari mulut Rita dan memuncratkan air maninya di dahi dan batang hidung Rita hingga air mani bertetesan hingga ke buah dadanya yang 34 B itu. Wajah Rita yang sudah blepotan air peju itu tetap dijadikan bulan-bulanan berejakulasi para pemuda berandal itu. Sementara yang lain berusaha mengeluarkan airmaninya di mulut dan wajah Rita, salah seorang sibuk menyendoki air mani yang ada diwajah Rita dan Rita pun dipaksa menelan air kental tersebut. Para pemuda yang sudah muncrat dimuka Rita, mengulangi lagi ejakulasinya dan dikumpulkan didalam gelas, hingga terkumpul hampir satu gelas. Dan setelah semua selesai berejakulasi diwajah Rita, mereka membawa Rita yang sudah blepotan itu ke kursi sofa diruang tamu, dan sperma yang masih blepotan diwajahnya kembali disendoki oleh dua orang dan dikumpulkan jadi satu di dalam gelas. Setelah bersih tandas, Rita pun dipaksa menyedot airmani digelas tersebut hingga habis.

Besok paginya Rita kembali dikerjain, Rita yang hanya memakai bra dan G-string putih dipaksa masuk ke dalam kolam renang yang terletak dibelakang villa. Di kolam yang hanya sebatas perut Rita dipaksa mengocok penis yang sudah ngaceng tegak didalam kolam dengan kedua tangannya, sedangkan, gunung kembarnya diremas-remas dengan gemas bergantian oleh beberapa orang. Sambil mengocok penis, Rita dipaksa menjepit penis diselangkangannya dari arah belakang, dan digerakkan maju mundur membuat pelakunya sangat horny berat, dan nggak sampai lima menit benang-benang sperma bermunculan dari bagian depan selangkangan Rita, pertanda batang penis yang dijepit di selangkangannya berejakulasi.

Kemudian yang lainpun bergantian menjepitkan batang penisnya di selangkangan Rita. Batang penis yang berada ditangan Ritapun tak bertahan lebih lama lagi dan memuncratkan peju sangat banyak, hingga membuat air di kolam renang mini itu dipenuhi benang-benang sperma, dan salah seorang berusaha menyerok sperma air peju tersebut dengan saringan, dan Rita pun dipaksa mengunyah sperma mereka yang terkumpul di saringan tersebut hingga habis.

Sebagian lagi memilih untuk menyetubuhi Rita di dalam kolam. Ritapun disandarkan dipojok kolam dengan kaki mengangkang lebar, dan secara bergantian Rita dikocok maju mundur dengan cepat hingga air dikolam beriak-riak. Beberapa orang bergantian duduk di pinggir kolam mengangkangi kepala Rita, dan memainkan batang penisnya di kepala dan wajah Rita hingga akhirnya mereka tak tahan lagi dan berejakulasi di wajah dan di rambut Rita. Airmani bermuncratan di atas kepala Rita dan membasahi wajah dan mulutnya. Bahkan ada yang langsung memaksa Rita membuka mulutnya dan memuncratkan air maninya didalam mulut Rita. Setelah hampir dua jam dikerjain di dalam kolam, seperti biasa wajah Ritapun bermandikan peju kental putih, dan beberapa orang menggiring Rita kepembilasan air hangat di dalam rumah. Dan sekali lagi lima orang yang belum puas kembali mengerjai Rita, dengan memaksanya mengoral penis mereka dibawah pancuran air hangat, hingga satu persatu berejakulasi di dalam mulut Rita, dan Rita pun dipaksa menelan seluruh airmani yang muncrat dimulutnya.

Setelah diistirahatkan selama beberapa jam, malamnya sebagai acara terakhir mereka mendadani Rita secantik mungkin, yang dilakukan oleh special juru rias yang mereka panggil, Rita dikenakan G-string dan bra berwarna hitam yang baru. Dan kali ini mereka tidak akan menyetubuhi Rita, tapi akan diadakan acara bukakke, dimana Rita hanya disuruh duduk di kursi sofa dengan menyandar, sementara mereka akan memainkan penisnya di depan Rita hingga mereka berejakulasi di wajah Rita. Kamera videopun sudah siap merekam adegan bukakke itu.

Sebanyak lima puluh pemuda yang sudah telanjang langsung mengocok-ngocok penisnya dan beberapa orang langsung berdiri mengangkangi Rita dan dengan hornynya mereka menggesek-gesekan batang penis mereka yang sudah ngaceng itu ke wajah Rita sambil menekan-nekan wajah Rita yang cantik itu hingga akhirnya mereka bergantian muncrat di wajah Rita yang seksi dan yang lainnya pun bergantian pula memuntahkan di muka, rambut dan payudara Rita, hingga wajah Rita kembali bermandikan sperma kental sebanyak lima puluh porsi itu.

Sebagai penutup acara salah seorang membuka G-string hitam Rita, dan menyekanya ke muka dan payudara Rita yang sudah berlumuran peju itu, kemudian meyumpalkannya ke mulut Rita dalam-dalam. Masih belum bersih peju di wajah dan rambut Rita, salah seorang lagi membuka bra hitam Rita dan kembali membersihkan wajah Rita dengan bra tersebut hingga bersih, dan dengan gemasnya menyumpalkan bh tersebut ke dalam mulut Rita yang sudah terganjal celan dalam itu, hingga akhirnya bh dan celana dalam tersebut masuk semua menyumpal mulut Rita, dan salah seorang mangambil plester berwarna silver dan memplester mulut Rita yang sudah tersumbat itu, kemudian membiarkannya selama dua jam, dan membuat mereka sangat puas sekali.

Besoknya jam 4 subuh Rita dipulangkan ke Jakarta, namun diperjalanan, dua orang yang duduk di sebelah kiri kanannya memaksanya untuk mengoral penis mereka bergantian. Mereka secara bergantian menekan-nekan wajah Rita selangkangan mereka hingga masuk, dan memaksa Rita untuk menelan airmani mereka.


E N D

Cerita Panas

Model Seksi

More Article »
 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011. IndoHoi - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger