06.59
Inilah video-video yang memainkan peranan penting dalam sejarah video porno di Indonesia:
Sejak MBDC mulai main internet, sepertinya ini pertama kalinya banget video porno asli buatan Indonesia yang diketahui pernah ada. MBDC sendiri belum pernah nontonnya, cuma beberapa kali dengar dari orang yang lebih dewasa dan melihat sreenshotnya saja. Tapi itu juga tidak tau asli atau tidak. Hal ini disebabkan karena peredarannya waktu itu tidak melalui internet seperti sekarang ini, tapi cuman lewat VCD, makanya sangat terbatas dan hanya kalangan tertentu saja yang pernah menontonnya. Gosipnya juga pemainnya tuh perek ama kuli bangunan. Eeeww… dari judul + pemainnya aja bisa kebayang gimana nasty nya ni video.
Video ini seperti Supersemar, keberadaannya diyakini ada tapi tidak ada yang tahu dimana keberadaannya.
Video ini sangat terkenal sekali sehingga membuat nama kampus Itenas tersebut juga ikutan terkenal. Pemerannya N dan A gosipnya sampai pindah ke luar negri.… ini gosip… ga tau darimana…
Direkam melalui handycam di sebuah kamar hotel dengan set diatas ranjang di kamar tidur lalu scene berikutnya di atas closet toilet.
Kalau dilihat-lihat sih, setelah nyari sana sini untuk download, ehh taunya gak terlalu gimana banget seperti yang diharapkan. Dari cewek-ceweknya sih gak ada yang oke. Kurang nendang. Rata-rata gak buka full dan badannya berlemak-lemak. Dah gitu pakaian dalam yang digunakan kurang seksi dan warna-warnanya juga gak matching. Paling banter yaaah ada 1 yang buka ampe full atas bawah. Tapi ya gitu doang.
Oia btw, salah satu pemain di sini adalah Rizky Pritasari, cewek yang namanya dikenal suka berfoto-foto telanjang di situs porno lokal jaman dulu.
Kasus ini sampai ke Polisi dan akhirnya Budi Han mengaku bersalah dan dikenai hukuman. Rasanya ini merupakan video pertama yang memakan korban pelakunya hingga sampai ke proses hukum.
Video ini mengambil setting kamar mandi dengan scene-scene yang memperlihatkan objeknya ganti baju.
Tapi mungkin juga karena dari video ini tidak ada yang bisa ditarik ciri khas ataupun informasi lain menyangkut pemain ataupun lokasi dari pembuatan video ini. Semuanya tersamar dan tidak jelas. Tapi sudah keburu kesebar heboh, ya udah kita anggap itu sebagai judulnya aja.
Setelah berapa lama orang-orang mencoba untuk memberikan judul kepada video malang ini. Video ini juga dikenal antara lain sebagai Video Honey Moon (Bulan Madu) atau Bandung Lautan Asmara 2. Kenapa lagi-lagi Bandung diasosiasikan dengan video porno, hal ini dilakukan bukan sembarangan. Pada awal scene video ini terdapat shot sebuah mobil dengan plat nomor yang terlihat sangat jelas, yaitu plat nomor D dari Bandung.
Adegannya seorang cewek dan cowok yang nginep di sebuah hotel/losmen sederhana melakukan hubungan seksual dengan berbagai macam gaya. MBDC rasa mereka sebelumnya sepakat untuk melakukan semua posisi yang terdapat di Kama Sutra, karena gaya yang mereka lakukan termasuk banyak dan sangat bervariatif. Terlihat keduanya memang sudah sering melakukannya bersama, alias bukan pasangan baru.
Videonya sih yaaa lumayan deh untuk ukuran video porno lokal yang beredar, tapi gongnya disini nih: si pemeran ceweknya diduga bernama Rita, seorang anak pejabat yang baru-baru ini menang pilkada Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Wiiihh canggih yah.
Jadi saran MBDC: untuk menjadi seorang wakil rakyat modal utama yang paling bener adalah video porno (lihat juga point 5 artikel ini).
Durasinya enggak lama, yaitu sekitar 42 detik. Hanya menggambarkan seseorang berperut buncit yang telanjang bulat mendekati seorang wanita yang sedang topless. Sebenarnya video ini bisa dikategorikan sebagai soft porn, karena tidak terlihatnya alat vital dari laki-laki meskipun dia bertelanjang bulat. Mungkin karena ukurannya yang membuatnya tersamar, tidak ada yang tahu… dan tidak ada yang peduli juga.

Beeehhh… siapa yang gak tau Peterporn. Ini rasanya kaya hari kemerdekaannya video porno lokal. Dan pada tanggal 10 Juni 2010, hari dimana Peterporn beredar telah ditetapkan sebagai hari porno nasional.
Kenapa video ini sangat fenomenal? Karena melibatkan artis papan atas, seorang Ariel dengan kekasihnya dan beberapa kekasih lainnya. Yang beredar ke permukaan hanya ada 2 video, tapi gosipnya katanya ada sampai 20an lebih video dengan berbagai orang. Tiap video beda cewek. Ini baru namanya rockstar!
Perasaan rakyat Indonesia dengan emosinya saat itu sangat dimainkan. Video pertama muncul… jebret! Mantep… terus langsung gosip muncul katanya ada video lain lagi. Ehh terus 2 hari kemudian muncul lagi video yang kedua. Wahhh… se Indonesia heboh. Seluruh Indonesia tidak tidur. Semua standby di internet, Twitter, Youtube, Facebook dan semuanya. Segala macam cara digunakan untuk mendapatkan video berikutnya. Muncul beberapa judul yang ternyata palsu. Berselang sehari, dua hari dan akhirnya beberapa hari tidak ada perkembangan baru. Indonesia kecewa… tetapi MBDC tetap menunggu dan standby setiap saat.
Peterporn ini menjadi pembahasan semua kalangan. Dari tukang rokok di pinggir jalan, sampai miting-miting direksi perusahaan besar pasti diselingi dengan sedikit celetukan atau pembahasan. Bahkan tidak sedikit juga yang melakukan nonton bareng.
MBDC mendapat kabar juga setelah video kedua beredar, banyak orang yang lehernya sakit. Ini dikarenakan mereka terlalu banyak menonton video kedua dengan format asli.
Di Twitter sampai menjadi trending topics berhari-hari. Dan pada hari itu juga Twitter sempat crashed karena terlalu heboh.

Tau ndiri kan kalau Indonesia adalah negara dengan pengguna Twitter terbanyak di dunia, nah bayangin gimana tuh kalo semuanya pada saat dan jam yang sama bangun dan heboh menggunakan Twitter. Dijamin rontok tuh server. MBDC rasa kasus Peterporn ini juga ada manfaatnya untuk pengelola Twitter sebagai momen pembelajaran contoh kasus.
Semua orang ikut berkomentar, bahkan presiden kita yang biasanya cenderung kalem dan tidak berkomentar terhadap sebuah kasus, dalam kasus Peterporn ini dia ikut berkomentar. Sebuah televisi berita swasta juga menampilkan nara sumber yang mencanangkan sebuah gerakan yaitu: Gerakan Anti Bugil Depan Kamera.
Vicky Vette, bintang porno beneran dari Amerika juga ikut komentar mengenai kasus ini.
Semua orang berbicara dan semua orang bersatu membahas masalah ini. Kita semua merasa lebih dekat dan mempunyai bahan pembicaraan yang sama. Suasana jadi lebih cair dan relaks ketika kita membahas ini. Peterporn telah menyatukan kita semua
sumber
Sejarah Film Porno Indonesia
Proses perkembangan video porno di Indonesia lumayan cepat dan pesat. Yang awalnya sangat jarang video porno lokal beredar, sekarang sudah kayak virus. Dimana-mana ada dan bertambah terus dengan seiring berjalannya waktu. Berawal hanya dari kepingan VCD sampai video handphone 3GP. Segala macam format ada. Video porno lokal yang tadinya menjadi barang langka sekarang mudah didapat dimana-mana.
Sebenarnya apa sih yang dikategorikan dalam video porno yang MBDC bahas disini?
Sebenarnya apa sih yang dikategorikan dalam video porno yang MBDC bahas disini?
Video porno adalah sebuah video yang menunjukan gambar orang telanjang atau melakukan kegiatan seksual yang direkam secara sengaja maupun tidak sengaja yang bisa dilihat oleh banyak orang karena tersebar melalui internet.Sudah paham kan kira-kira apa yang MBDC maksud disini? Kami juga yakin pasti kalian juga sudah sering melihatnya. Perlu diingat, kami bukan ingin memperlihatkan videonya, tapi disini kami ingin membahas dari sudut pandang sejarahnya, secara mungkin tidak lama lagi pelajaran pornografi akan masuk ke kurikulum sekolah. (Ingat! Jabatan MenPornInfo aja sudah ada loh sekarang…).
Inilah video-video yang memainkan peranan penting dalam sejarah video porno di Indonesia:
1. Anak Ingusan (2000)
Video ini seperti Supersemar, keberadaannya diyakini ada tapi tidak ada yang tahu dimana keberadaannya.
2. Bandung Lautan Asmara (2001)
Pemain: 1 cewek 1 cowok.Sering disebut juga dengan video Itenas. Keluar pertama kali pada tahun 2001, ketika internet sedang heboh napster. Penyebaran video tersebut melalui forum ke forum. Belum ada social networking site seperti sekarang ini yang mungkin jumlah peredarannya dan kecepatan penyebarannya agak lambat dibandingkan jaman sekarang. Kenapa bisa beredar? Gosipnya sih katanya pas lagi transfer ke VCD dari handycam malah dicopy jadi banyak ama teknisinya terus disebar. Doooh!!
Genre: Home made, XX Hardcore amateur
Jumlah Scene: 2 (ranjang & toilet)
Handycam Color 40 min
Video ini sangat terkenal sekali sehingga membuat nama kampus Itenas tersebut juga ikutan terkenal. Pemerannya N dan A gosipnya sampai pindah ke luar negri.… ini gosip… ga tau darimana…
Direkam melalui handycam di sebuah kamar hotel dengan set diatas ranjang di kamar tidur lalu scene berikutnya di atas closet toilet.
3. Video Casting Sabun (2002)
Pemain: 9 cewekBeredar sekitar tahun 2002. Adegannya adalah ada 9 orang yang sedang ikutan casting untuk sebuah produk sabun lalu disuruh buka bajunya dan direkam. Enggak tau juga apakah yang mereka castingkan emang untuk produk sabun atau penggunaan kata "sabun" di dalam judulnya sengaja diberikan untuk menambah efek mesum. Enggak tau kenapa, sabun konotasinya kadang-kadang mesum, bener kan?
Genre: Candid, Amateur
Handycam Color 24 min
Kalau dilihat-lihat sih, setelah nyari sana sini untuk download, ehh taunya gak terlalu gimana banget seperti yang diharapkan. Dari cewek-ceweknya sih gak ada yang oke. Kurang nendang. Rata-rata gak buka full dan badannya berlemak-lemak. Dah gitu pakaian dalam yang digunakan kurang seksi dan warna-warnanya juga gak matching. Paling banter yaaah ada 1 yang buka ampe full atas bawah. Tapi ya gitu doang.
Oia btw, salah satu pemain di sini adalah Rizky Pritasari, cewek yang namanya dikenal suka berfoto-foto telanjang di situs porno lokal jaman dulu.
4. Video Kamar Mandi / Ganti Baju (2003)
Pemain: 4 orang + 1 fotografer dan asistennya.Ketika video ini pertama kali beredar lumayan bikin heboh. Soalnya yang terlibat di dalamnya bukan orang-orang "biasa", tapi ada juga artis yang terlibat. Mungkin video ini juga merupakan tonggak sejarah pertama kali beredarnya video rekaman artis. Meskipun hanya X2 alias nude aja, tapi pada masanya lumayan most wanted. Artis yang terlibat Sarah Azhari, Femmy Permatasari, Rachel Maryam dan penyanyi Shanty di sebuah studio foto milik Budi Han.
Genre: Candid, Voyeur, Nude
Jumlah scene: 8 (semua di kamar ganti)
Handycam Color 14 min
Kasus ini sampai ke Polisi dan akhirnya Budi Han mengaku bersalah dan dikenai hukuman. Rasanya ini merupakan video pertama yang memakan korban pelakunya hingga sampai ke proses hukum.
Video ini mengambil setting kamar mandi dengan scene-scene yang memperlihatkan objeknya ganti baju.
5. Belum Ada Judul (2005)
Pemain: 1 cewek + 1 cowokKeren yah judulnya: Belum Ada Judul alias untitled. Entah mungkin karena saat itu peredaran video porno lokal sedang heboh-hebohnya sampai orang tidak sempat memberi judul video ini tapi udah keburu kesebar. Ibaratnya kaya leaked trailer dari film blockbuster yang belum ketawan judulnya.
Genre: XXX Hardcore amateur
Jumlah scene: 3
Handycam Color 45 min
Tapi mungkin juga karena dari video ini tidak ada yang bisa ditarik ciri khas ataupun informasi lain menyangkut pemain ataupun lokasi dari pembuatan video ini. Semuanya tersamar dan tidak jelas. Tapi sudah keburu kesebar heboh, ya udah kita anggap itu sebagai judulnya aja.
Setelah berapa lama orang-orang mencoba untuk memberikan judul kepada video malang ini. Video ini juga dikenal antara lain sebagai Video Honey Moon (Bulan Madu) atau Bandung Lautan Asmara 2. Kenapa lagi-lagi Bandung diasosiasikan dengan video porno, hal ini dilakukan bukan sembarangan. Pada awal scene video ini terdapat shot sebuah mobil dengan plat nomor yang terlihat sangat jelas, yaitu plat nomor D dari Bandung.
Adegannya seorang cewek dan cowok yang nginep di sebuah hotel/losmen sederhana melakukan hubungan seksual dengan berbagai macam gaya. MBDC rasa mereka sebelumnya sepakat untuk melakukan semua posisi yang terdapat di Kama Sutra, karena gaya yang mereka lakukan termasuk banyak dan sangat bervariatif. Terlihat keduanya memang sudah sering melakukannya bersama, alias bukan pasangan baru.
Videonya sih yaaa lumayan deh untuk ukuran video porno lokal yang beredar, tapi gongnya disini nih: si pemeran ceweknya diduga bernama Rita, seorang anak pejabat yang baru-baru ini menang pilkada Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Wiiihh canggih yah.
Jadi saran MBDC: untuk menjadi seorang wakil rakyat modal utama yang paling bener adalah video porno (lihat juga point 5 artikel ini).
6. Video Anggota DPR (2006)
Pemain: 1 wakil rakyat + 1 penyanyi dangdut.Video ini merupakan penyegaran juga pada masa itu. Dimana video-video porno yang beredar didominasi oleh pemain-pemain amatir dan artis, nah video ini mempunyai pemain dari wakil rakyat. Ya… seorang yang kita tunjuk untuk duduk di parlemen dan mewakili kita semua. Dan sekarang beliau mempunyai video pornonya. Lawan mainnya seorang penyanyi dangdut Maria Eva, yang kini telah mencalonkan diri menjadi sesuatu gitu yang mewakili kita.
Genre: Soft home made porn, amateur, fat guy.
Jumlah scene: 1
Handphone video 3GP 42 sec
Durasinya enggak lama, yaitu sekitar 42 detik. Hanya menggambarkan seseorang berperut buncit yang telanjang bulat mendekati seorang wanita yang sedang topless. Sebenarnya video ini bisa dikategorikan sebagai soft porn, karena tidak terlihatnya alat vital dari laki-laki meskipun dia bertelanjang bulat. Mungkin karena ukurannya yang membuatnya tersamar, tidak ada yang tahu… dan tidak ada yang peduli juga.
7. Peterporn (2010)
Pemain: 1 Ariel + 2 cewek (+20 lagi yang masih misteri)
Genre: XXX Celebrity Hardcore
Jumlah scene: yang baru diketahui sampai saat ini: 3
Handycam color and handphone video 3GP 14 min

Beeehhh… siapa yang gak tau Peterporn. Ini rasanya kaya hari kemerdekaannya video porno lokal. Dan pada tanggal 10 Juni 2010, hari dimana Peterporn beredar telah ditetapkan sebagai hari porno nasional.
Kenapa video ini sangat fenomenal? Karena melibatkan artis papan atas, seorang Ariel dengan kekasihnya dan beberapa kekasih lainnya. Yang beredar ke permukaan hanya ada 2 video, tapi gosipnya katanya ada sampai 20an lebih video dengan berbagai orang. Tiap video beda cewek. Ini baru namanya rockstar!
Perasaan rakyat Indonesia dengan emosinya saat itu sangat dimainkan. Video pertama muncul… jebret! Mantep… terus langsung gosip muncul katanya ada video lain lagi. Ehh terus 2 hari kemudian muncul lagi video yang kedua. Wahhh… se Indonesia heboh. Seluruh Indonesia tidak tidur. Semua standby di internet, Twitter, Youtube, Facebook dan semuanya. Segala macam cara digunakan untuk mendapatkan video berikutnya. Muncul beberapa judul yang ternyata palsu. Berselang sehari, dua hari dan akhirnya beberapa hari tidak ada perkembangan baru. Indonesia kecewa… tetapi MBDC tetap menunggu dan standby setiap saat.
Peterporn ini menjadi pembahasan semua kalangan. Dari tukang rokok di pinggir jalan, sampai miting-miting direksi perusahaan besar pasti diselingi dengan sedikit celetukan atau pembahasan. Bahkan tidak sedikit juga yang melakukan nonton bareng.
MBDC mendapat kabar juga setelah video kedua beredar, banyak orang yang lehernya sakit. Ini dikarenakan mereka terlalu banyak menonton video kedua dengan format asli.
Di Twitter sampai menjadi trending topics berhari-hari. Dan pada hari itu juga Twitter sempat crashed karena terlalu heboh.

Tau ndiri kan kalau Indonesia adalah negara dengan pengguna Twitter terbanyak di dunia, nah bayangin gimana tuh kalo semuanya pada saat dan jam yang sama bangun dan heboh menggunakan Twitter. Dijamin rontok tuh server. MBDC rasa kasus Peterporn ini juga ada manfaatnya untuk pengelola Twitter sebagai momen pembelajaran contoh kasus.
Semua orang ikut berkomentar, bahkan presiden kita yang biasanya cenderung kalem dan tidak berkomentar terhadap sebuah kasus, dalam kasus Peterporn ini dia ikut berkomentar. Sebuah televisi berita swasta juga menampilkan nara sumber yang mencanangkan sebuah gerakan yaitu: Gerakan Anti Bugil Depan Kamera.
Vicky Vette, bintang porno beneran dari Amerika juga ikut komentar mengenai kasus ini.
Semua orang berbicara dan semua orang bersatu membahas masalah ini. Kita semua merasa lebih dekat dan mempunyai bahan pembicaraan yang sama. Suasana jadi lebih cair dan relaks ketika kita membahas ini. Peterporn telah menyatukan kita semua
sumber
02.59
[Cerita Panas] ABG Korban Nafsu Sang NAPI
Bejo adalah seorang narapidana dari sebuah rutan di suatu kabupaten di Jawa Tengah. Ia masuk penjara karena mencuri dengan kekerasan. Berperawakan sedang, kulit sawo matang, rambut cepak dihiasi sebuah tato banteng di punggungnya. Hukuman yang Bejo terima selama 1 tahun 8 bulan penjara. Namun karena berkelakuan baik, ia mendapat pengurangan hukuman sebanyak 2 bulan. Dalam rutan tersebut pria itu banyak kenal dekat dengan para penjaga rutan. Bahkan saking dekatnya, ia sering mendapat kepercayaan untuk mengurusi tetek-bengek kebutuhan para penjaga mulai dari beli rokok di warung luar penjara sampai beli makanan di warteg! Memang si Bejo paling pintar mengambil hati para penjaga rutan itu. Namun ia tidak berani disuruh pergi agak jauh dari rutan, karena khawatir, kalau ada kepala rutan mendadak melihat ia sedang berada di luar bisa gawat. Hari kebebasan yang tinggal 1 hari lagi bisa sirna.
Namun hari itu “mungkin” merupakan hari keberuntungannya, Bejo diminta oleh salah seorang sipir penjara untuk mengantarkan sebuah bungkusan ke rumah temannya yang berada jauh dari rutan. “Wah, mas! nanti kalau ketahuan saya tidak ada di tempat bagaimana? “, tanya Bejo dengan cemas. “Tenang Jo. bapak lagi keluar daerah 2 hari. Pokoke kamu tenang saja, aku jamin aman”, jawab si sipir penjara yang paling dekat dengan si napi satu ini. Sambil menghela nafas lega Bejo yang sudah mengganti bajunya dengan baju biasa pergi meninggalkan rutan. Di tengah perjalanan, ia terusik akan isi bungkusan yang dibawanya. Alangkah kagetnya ketika dibuka isinya vcd porno berjumlah 30 lembar. Kebanyakan dari vcd itu merupakan film porno asia terutama Jepang. Mata si Bejo melotot melihat gambar2 sampul vcd itu. Namun segera ia masukkan kembali karena sedang berada dalam angkutan umum. Nafasnya naik turun gara-gara melihat sampul vcd tadi. Terlebih sudah lama ia tidak merasakan kenikmatan tubuh wa nita. “Sialan mas Surip! aku disuruh mulangin barang ke rumah temennya nggak taunya vcd bf!”, umpat Bejo dalam hati ,”Otakku nggak keruan jadinya!”.
Akhirnya tibalah sang napi ke tempat yang dituju, yang ternyata rumah kos. Orang yang dituju menyewa kamar di belakang rumah kos yang berada di lantai 2. Ternyata teman si sipir penjara tadi hendak pergi keluar. Dengan ramah ia menawarkan Bejo untuk menonton vcd koleksinya yang dipinjam sang sipir. Dengan antusias Bejo menerima tawarannya, sambil tidak melupakan pesan orang itu agar menitipkan kunci kamar kepada pemilik kost setelah ia selesai nonton. Film demi film Bejo tonton dengan penuh nafsu. Selesai menonton, sesuai dengan janjinya ia titipkan kunci kamar kepada pemilik rumah. Waktu menunjukkan pukul 14:00 siang. Di dalam angkot Bejo merasakan nafsu birahinya naik turun. Ia merasa kesal karena gejolak nafsu dalam dirinya belum dapat terlampiaskan. “Uuuhh! Sial! gara-gara film tadi otakku nggak karu-karuan”, sesal Bejo. Namun apa daya di dalam angkot yang ditumpanginya hanya berisi 3 orang pria dan 1 orang nenek. Kemudian satu demi satu penumpang itu turun tinggal ia sendiri. Disaat dirinya sedang tenggelam dalam lamunan joroknya, sang sopir angkot menepikan mobilnya pertanda akan ada penumpang yang naik. Naiklah seorang gadis SMU ke dalam angkot yang ia tumpangi dan duduk dekat pintu keluar masuk angkot. Serta merta mata si Bejo melirik tajam ke arah cewek itu. Diamatinya tubuh gadis itu dengan seksama. Wajahnya lumayan manis dengan rambut sebahu diikat kebelakang, buah dadanya terlihat agak menonjol dari balik seragam OSISnya. Lekukan pinggul dan pantatnya kelihatan padat berisi dibalut rok abu-abu selutut. Otak, mata dan birahinya terasa panas membara. Bayangan akan blue film yang ditontonnya tadi terlintas jelas. Terutama film Jepang dengan adegan seorang siswi SMU yang sedang ditunggangi seorang pria dari belakang. Sadar akan dirinya sedang dipandangi oleh orang asing, gadis itu berusaha menutupi paha dan lututnya dengan tas sekolahnya. Dirinya mulai merasakan kegelisahan dan rasa cemas yang amat sangat karena pria itu terus menatapnya seola h-olah ingin menerkam.
Namun gadis SMU itu merasa lega karena tujuannya sudah dekat. Segera ia minta turun dan membayar ongkos. Sambil berjalan dengan perasaan was-was, gadis itu bolak-balik menengok kalau pria yang menakutkannya itu ikut turun dan mengikutinya. Dilihat sosok yang dimaksud tidak ada perasaannya kembali lega. Gadis itu berjalan menyusuri jalan setapak dimana kanan kirinya merupakan tanah kosong ditumbuhi pepohonan dan semak rimbun dengan beberapa gubuk kosong yang berdiri . Namun tanpa disadarinya si Bejo sedari tadi menguntitnya dari belakang sambil menjaga jarak dan bersembunyi di balik pepohonan. Sang napi segera mengambil jalan pintas untuk mendahului langkah gadis itu. Dari balik pohon dan semak belukar yang agak lebat Bejo menanti mangsanya mendekat. Begitu gadis SMU itu berjalan melewati lokasi tempat Bejo bersembunyi, pria itu segera bergerak meringkusnya dari belakang. Untuk melumpuhkan mangsanya Bejo menempelkan sebuah pisau yang ia ambil dari tempat kos tadi. Ditempelk annya pisau ke leher gadis itu sambil tangan kirinya menutup mulutnya dan mengancam agar ia tidak berteriak. Bau harum tubuh gadis itu membuat ia tidak tahan lagi. Diseretnya gadis itu ke dalam rerimbunan pohon dan semak-semak. Gadis yang tidak berdaya itu hanya bisa menangis terisak-isak ketakutan akan keselamatan dirinya. Sampai ditempat yang dirasa Bejo aman, ia segera melaksanakan aksinya. Sambil tetap menempelkan pisaunya ke leher gadis SMU itu, tangan kirinya mulai bergerilya meremas-remas buah dada korbannya dari luar hem putihnya. Tangan gadis kiri gadis itu berusaha mencegah namun urung karena Bejo makin menempelkan pisau yang dipegang itu ke lehernya. “Ampun pak…tolong lepaskan saya”, isak gadis itu memohon. “Ssshh…Diam manis, kalau sekali lagi kamu bicara akan kugorok lehermu!”, hardik Bejo pelan sambil menciumi leher gadis itu. Puas meremas-remas buah dadanya, tangan kirinya bergerak turun meraba dan mengobok-obok selangkangan gadis itu dari balik rok abu-abunya. S edangkan dari belakang ia gesek-gesekkan penisnya yang sudah menegang dalam celana ke belahan pantat gadis itu. Cewek SMU itu hanya bisa menangis pasrah tak berdaya diperlakukan seperti itu.
Tangan kiri Bejo menarik rok SMU gadis itu keatas kemudian jemarinya segera menyusup kedalam cd dan mulai mengorek-ngorek vaginanya. Gadis itu tersentak karena perlakuan Bejo lagipula seumur hidupnya belum pernah ada tangan kasar pria yang menyentuh liang kewanitaannya. Rintihan dan isak tangis gadis itu membuat birahi Bejo semakin naik. “AAkkhh…!”‘, pekik gadis itu tiba2 karena jatuh telungkup diatas rerumputan tebal akibat didorong Bejo dari belakang. Belum punah rasa kaget dan ketakutannya, kedua belah tangannya ditarik kebelakang oleh Bejo kemudian diikat dengan tali yang sudah dipersiapkannya. Merasa mangsanya tidak mungkin kabur ditancapkannya pisau yang dipegangnya ke tanah. Kemudian pria birahi itu membuka seluruh pakaiannya hingga bugil. Dan nampak penis yang sudah berdiri mengeras mengacung keatas siap bertempur. Dibaliknya tubuh gadis itu. Dengan mata terbelalak ia menatap Bejo yang sudah bugil dengan penis besar sedang mengacung. Mulutnya yang hendak berteria k segera disumpal Bejo dengan sehelai saputangan. Tangan-tangan kasar Bejo membuka paksa seragam putih yang dikenakannya sehingga sobek. Terpampanglah bukit kembar sekepalan tangan terbungkus bra berwarna coklat muda. Dengan sekali tarik putuslah bh itu tinggal buah dada yang terpampang indah dengan puting susu berwarna coklat muda. Dengan rakus dikulum dan dilumatnya kedua buah dada itu bergantian. Tangan kirinya meremas buah dada sambil sesekali memelintir puting susu gadis itu. Sedangkan tangan kanannya meraba dan mengelus selangkangan gadis itu dari luar rok abu-abunya. Tentu saja tubuh gadis yg belum pernah disentuh oleh pria itu menggelinjang tidak karuan. Apalagi ketika tangan kasar lelaki itu masuk ke dalam roknya serta meraba dan mengelus paha dan vaginanya, membuat tubuhnya bergetar bagaikan tersengat listrik. Lama kelamaan celana dalam gadis itu mulai basah akibat perlakuannya.
Merasa tidak tahan lagi, Bejo membalikkan tubuh siswi SMU itu hingga kembali tengkurap. Ditariknya pinggul ABG itu sehingga posisinya seperti orang bersujud dengan pantat menungging serta tangan terikat ke belakang. Dielus dan diremasnya pantat yang padat dan kenyal itu, sambil sesekali menggosok-gosokkan penisnya ke belahan pantat yang masih terbungkus rok abu-abu SMU. Jerit dan isak tangis yang tertahan akibat mulut yang tersumpal gadis itu makin menjadi-jadi ketika tangan Bejo menyingkap roknya ke atas dan memelorotkan celana dalam putihnya. Dengan mata melotot dipandanginya pantat yang putih bulat serta padat dan kenyal itu. Diremas, dicium, digigit dan dikulumnya pantat itu. Dalam keadaan yang tidak berdaya gadis itu hanya bisa menangis pasrah. Rasa ketakutan yang amat sangat tidak henti-hentinya menyergap dirinya. Degup jantungnya berdebar kencang ketika pahanya dilebarkan Bejo. Dengan rasa yang berdebar dia menant i apa yang akan dilakukan pria itu selanjutnya. Tiba-tiba ia memekik tertahan ketika merasakan benda kenyal dan besar sedang menggesek belahan pantatnya. Rupanya Bejo sedang melakukan pemanasan berikutnya dengan menggesekkan batang kemaluannya. Dengan nafas memburu ia arahkan penis besar menegang itu ke liang senggama yang lembab, sedangkan tangan kirinya mencengkram erat pinggul siswi SMU itu. Tubuh gadis itu tersentak ketika merasa benda asing dan besar sedang memasuki vaginanya dengan paksa. “Ssshhh….”, desis mulut Bejo yang sedang melakukan penetrasi. Terasa sempit dan hangat. Butuh usaha yang keras. Senti demi senti hingga setengah dari penisnya perlahan menembus liang kenikmatan ABG itu, hingga akhirnya seluruhnya terbenam masuk. “SShhh…ahhh…”, desis dan desah nikmat keluar dari mulutnya. Sedangkan tubuh gadis bergetar akibat menahan sakit dan tangis. Nampak darah menetes dari selangkangannya. Jebol sudah keperawanannya. Dibiarkannya sejena k penisnya yang menancap dalam liang surga itu. Terasa batang kemaluannya seperti sedang diurut oleh liang vagina siswi SMU itu. Perlahan Bejo menggerakkan pantatnya maju mundur sambil mencengkram erat pinggulnya. Irama genjotannya lama kelamaan dipercepat. “Plak..plak..”, bunyi benturan pantat gadis itu dengan selangkangannya. Tubuh yang dalam keadaan telungkup menungging itu menggeliat-geliat karena disodok dari belakang. “Mmmhh…emmhh…ehh..hhhh “, suara sang korban yang hanya bisa merintih. Sedangkan Bejo mengeluarkan desahan dan racauan dari mulutnya sambil memompa dari belakang. “Ssshh..aahh..nikmat sekali memkmu manis”, racaunya. Terkadang tangannya meremas kuat kedua belah pantatnya sambil menepok-nepok dengan gemas. Di otaknya terlintas bayangan film porno yang ditontonnya tadi siang. 15 menit berlalu, makin lama sodokan pria itu makin cepat. Penisnya bergetar hebat hendak mengeluarkan lahar panas. Dipeluknya tubuh ABG i tu dari belakang sambil terus memompa dan meremas-remas kedua bukit kembarnya. Bejo merasakan vagina gadis itu makin lama makin basah dan tubuhnya juga menggelinjang hebat. Nampaknya ia akan mencapai klimaksnya. Merasakan hal itu, Bejo makin mempercepat sodokannya. Dibenamkannya dalam-dalam sang penis hingga menyentuh rahim kewanitaan gadis itu. “Ummpphh…”, dengus nafas kencang siswi itu sambil kepalanya mendongak keatas. Tubuhnya melengkung. Dan pada saat yang bersamaan pria pemerkosanya juga mencapai klimaks. Ditancapkannya penis itu dalam-dalam. “Crrott…crrottt..”, pancaran sperma menyembur dari kepala penisnya, bercampur dengan cairan kewanitaan dan darah perawan sang gadis. Tubuh kedua insan berlainan jenis itu ambruk seketika dengan posisi sang pria memeluk siswi ABG itu dari belakang. Senyum puas mengembang dari bibir Bejo, sedangkan cucuran air mata menetes dari mata sayu sang gadis. Agak lama batang kemaluan si Bejo dibiarkan menancap didalam va gina sang korban. Sepertinya ia ingin menikmati momen tersebut berlama-lama.
Waktu terus bergulir, dan sinar matahari mulai meredup seiring datangnya senja. Bejo bangkit berdiri sambil menarik rok abu-abu siswi SMU untuk melap batang kejantanannya yang berlumur air mani bercampur darah. Setelah rapi berpakaian kembali, ia sempat menatap sebentar tubuh yang tertelungkup lemah itu. “Oh indah dan nikmatnya hari ini”, kata hatinya sambil tersenyum puas. Ditinggalkannya siswi SMU korban nafsu birahinya dalam keadaan baju dan rok tersingkap awut-awutan. “Kebabasan aku datang!”, teriaknya dalam hati sambil berharap hari-hari berikutnya ia dapat kembali menikmati tubuh-tubuh hangat gadis muda.
Namun hari itu “mungkin” merupakan hari keberuntungannya, Bejo diminta oleh salah seorang sipir penjara untuk mengantarkan sebuah bungkusan ke rumah temannya yang berada jauh dari rutan. “Wah, mas! nanti kalau ketahuan saya tidak ada di tempat bagaimana? “, tanya Bejo dengan cemas. “Tenang Jo. bapak lagi keluar daerah 2 hari. Pokoke kamu tenang saja, aku jamin aman”, jawab si sipir penjara yang paling dekat dengan si napi satu ini. Sambil menghela nafas lega Bejo yang sudah mengganti bajunya dengan baju biasa pergi meninggalkan rutan. Di tengah perjalanan, ia terusik akan isi bungkusan yang dibawanya. Alangkah kagetnya ketika dibuka isinya vcd porno berjumlah 30 lembar. Kebanyakan dari vcd itu merupakan film porno asia terutama Jepang. Mata si Bejo melotot melihat gambar2 sampul vcd itu. Namun segera ia masukkan kembali karena sedang berada dalam angkutan umum. Nafasnya naik turun gara-gara melihat sampul vcd tadi. Terlebih sudah lama ia tidak merasakan kenikmatan tubuh wa nita. “Sialan mas Surip! aku disuruh mulangin barang ke rumah temennya nggak taunya vcd bf!”, umpat Bejo dalam hati ,”Otakku nggak keruan jadinya!”.
Akhirnya tibalah sang napi ke tempat yang dituju, yang ternyata rumah kos. Orang yang dituju menyewa kamar di belakang rumah kos yang berada di lantai 2. Ternyata teman si sipir penjara tadi hendak pergi keluar. Dengan ramah ia menawarkan Bejo untuk menonton vcd koleksinya yang dipinjam sang sipir. Dengan antusias Bejo menerima tawarannya, sambil tidak melupakan pesan orang itu agar menitipkan kunci kamar kepada pemilik kost setelah ia selesai nonton. Film demi film Bejo tonton dengan penuh nafsu. Selesai menonton, sesuai dengan janjinya ia titipkan kunci kamar kepada pemilik rumah. Waktu menunjukkan pukul 14:00 siang. Di dalam angkot Bejo merasakan nafsu birahinya naik turun. Ia merasa kesal karena gejolak nafsu dalam dirinya belum dapat terlampiaskan. “Uuuhh! Sial! gara-gara film tadi otakku nggak karu-karuan”, sesal Bejo. Namun apa daya di dalam angkot yang ditumpanginya hanya berisi 3 orang pria dan 1 orang nenek. Kemudian satu demi satu penumpang itu turun tinggal ia sendiri. Disaat dirinya sedang tenggelam dalam lamunan joroknya, sang sopir angkot menepikan mobilnya pertanda akan ada penumpang yang naik. Naiklah seorang gadis SMU ke dalam angkot yang ia tumpangi dan duduk dekat pintu keluar masuk angkot. Serta merta mata si Bejo melirik tajam ke arah cewek itu. Diamatinya tubuh gadis itu dengan seksama. Wajahnya lumayan manis dengan rambut sebahu diikat kebelakang, buah dadanya terlihat agak menonjol dari balik seragam OSISnya. Lekukan pinggul dan pantatnya kelihatan padat berisi dibalut rok abu-abu selutut. Otak, mata dan birahinya terasa panas membara. Bayangan akan blue film yang ditontonnya tadi terlintas jelas. Terutama film Jepang dengan adegan seorang siswi SMU yang sedang ditunggangi seorang pria dari belakang. Sadar akan dirinya sedang dipandangi oleh orang asing, gadis itu berusaha menutupi paha dan lututnya dengan tas sekolahnya. Dirinya mulai merasakan kegelisahan dan rasa cemas yang amat sangat karena pria itu terus menatapnya seola h-olah ingin menerkam.
Namun gadis SMU itu merasa lega karena tujuannya sudah dekat. Segera ia minta turun dan membayar ongkos. Sambil berjalan dengan perasaan was-was, gadis itu bolak-balik menengok kalau pria yang menakutkannya itu ikut turun dan mengikutinya. Dilihat sosok yang dimaksud tidak ada perasaannya kembali lega. Gadis itu berjalan menyusuri jalan setapak dimana kanan kirinya merupakan tanah kosong ditumbuhi pepohonan dan semak rimbun dengan beberapa gubuk kosong yang berdiri . Namun tanpa disadarinya si Bejo sedari tadi menguntitnya dari belakang sambil menjaga jarak dan bersembunyi di balik pepohonan. Sang napi segera mengambil jalan pintas untuk mendahului langkah gadis itu. Dari balik pohon dan semak belukar yang agak lebat Bejo menanti mangsanya mendekat. Begitu gadis SMU itu berjalan melewati lokasi tempat Bejo bersembunyi, pria itu segera bergerak meringkusnya dari belakang. Untuk melumpuhkan mangsanya Bejo menempelkan sebuah pisau yang ia ambil dari tempat kos tadi. Ditempelk annya pisau ke leher gadis itu sambil tangan kirinya menutup mulutnya dan mengancam agar ia tidak berteriak. Bau harum tubuh gadis itu membuat ia tidak tahan lagi. Diseretnya gadis itu ke dalam rerimbunan pohon dan semak-semak. Gadis yang tidak berdaya itu hanya bisa menangis terisak-isak ketakutan akan keselamatan dirinya. Sampai ditempat yang dirasa Bejo aman, ia segera melaksanakan aksinya. Sambil tetap menempelkan pisaunya ke leher gadis SMU itu, tangan kirinya mulai bergerilya meremas-remas buah dada korbannya dari luar hem putihnya. Tangan gadis kiri gadis itu berusaha mencegah namun urung karena Bejo makin menempelkan pisau yang dipegang itu ke lehernya. “Ampun pak…tolong lepaskan saya”, isak gadis itu memohon. “Ssshh…Diam manis, kalau sekali lagi kamu bicara akan kugorok lehermu!”, hardik Bejo pelan sambil menciumi leher gadis itu. Puas meremas-remas buah dadanya, tangan kirinya bergerak turun meraba dan mengobok-obok selangkangan gadis itu dari balik rok abu-abunya. S edangkan dari belakang ia gesek-gesekkan penisnya yang sudah menegang dalam celana ke belahan pantat gadis itu. Cewek SMU itu hanya bisa menangis pasrah tak berdaya diperlakukan seperti itu.
Tangan kiri Bejo menarik rok SMU gadis itu keatas kemudian jemarinya segera menyusup kedalam cd dan mulai mengorek-ngorek vaginanya. Gadis itu tersentak karena perlakuan Bejo lagipula seumur hidupnya belum pernah ada tangan kasar pria yang menyentuh liang kewanitaannya. Rintihan dan isak tangis gadis itu membuat birahi Bejo semakin naik. “AAkkhh…!”‘, pekik gadis itu tiba2 karena jatuh telungkup diatas rerumputan tebal akibat didorong Bejo dari belakang. Belum punah rasa kaget dan ketakutannya, kedua belah tangannya ditarik kebelakang oleh Bejo kemudian diikat dengan tali yang sudah dipersiapkannya. Merasa mangsanya tidak mungkin kabur ditancapkannya pisau yang dipegangnya ke tanah. Kemudian pria birahi itu membuka seluruh pakaiannya hingga bugil. Dan nampak penis yang sudah berdiri mengeras mengacung keatas siap bertempur. Dibaliknya tubuh gadis itu. Dengan mata terbelalak ia menatap Bejo yang sudah bugil dengan penis besar sedang mengacung. Mulutnya yang hendak berteria k segera disumpal Bejo dengan sehelai saputangan. Tangan-tangan kasar Bejo membuka paksa seragam putih yang dikenakannya sehingga sobek. Terpampanglah bukit kembar sekepalan tangan terbungkus bra berwarna coklat muda. Dengan sekali tarik putuslah bh itu tinggal buah dada yang terpampang indah dengan puting susu berwarna coklat muda. Dengan rakus dikulum dan dilumatnya kedua buah dada itu bergantian. Tangan kirinya meremas buah dada sambil sesekali memelintir puting susu gadis itu. Sedangkan tangan kanannya meraba dan mengelus selangkangan gadis itu dari luar rok abu-abunya. Tentu saja tubuh gadis yg belum pernah disentuh oleh pria itu menggelinjang tidak karuan. Apalagi ketika tangan kasar lelaki itu masuk ke dalam roknya serta meraba dan mengelus paha dan vaginanya, membuat tubuhnya bergetar bagaikan tersengat listrik. Lama kelamaan celana dalam gadis itu mulai basah akibat perlakuannya.
Merasa tidak tahan lagi, Bejo membalikkan tubuh siswi SMU itu hingga kembali tengkurap. Ditariknya pinggul ABG itu sehingga posisinya seperti orang bersujud dengan pantat menungging serta tangan terikat ke belakang. Dielus dan diremasnya pantat yang padat dan kenyal itu, sambil sesekali menggosok-gosokkan penisnya ke belahan pantat yang masih terbungkus rok abu-abu SMU. Jerit dan isak tangis yang tertahan akibat mulut yang tersumpal gadis itu makin menjadi-jadi ketika tangan Bejo menyingkap roknya ke atas dan memelorotkan celana dalam putihnya. Dengan mata melotot dipandanginya pantat yang putih bulat serta padat dan kenyal itu. Diremas, dicium, digigit dan dikulumnya pantat itu. Dalam keadaan yang tidak berdaya gadis itu hanya bisa menangis pasrah. Rasa ketakutan yang amat sangat tidak henti-hentinya menyergap dirinya. Degup jantungnya berdebar kencang ketika pahanya dilebarkan Bejo. Dengan rasa yang berdebar dia menant i apa yang akan dilakukan pria itu selanjutnya. Tiba-tiba ia memekik tertahan ketika merasakan benda kenyal dan besar sedang menggesek belahan pantatnya. Rupanya Bejo sedang melakukan pemanasan berikutnya dengan menggesekkan batang kemaluannya. Dengan nafas memburu ia arahkan penis besar menegang itu ke liang senggama yang lembab, sedangkan tangan kirinya mencengkram erat pinggul siswi SMU itu. Tubuh gadis itu tersentak ketika merasa benda asing dan besar sedang memasuki vaginanya dengan paksa. “Ssshhh….”, desis mulut Bejo yang sedang melakukan penetrasi. Terasa sempit dan hangat. Butuh usaha yang keras. Senti demi senti hingga setengah dari penisnya perlahan menembus liang kenikmatan ABG itu, hingga akhirnya seluruhnya terbenam masuk. “SShhh…ahhh…”, desis dan desah nikmat keluar dari mulutnya. Sedangkan tubuh gadis bergetar akibat menahan sakit dan tangis. Nampak darah menetes dari selangkangannya. Jebol sudah keperawanannya. Dibiarkannya sejena k penisnya yang menancap dalam liang surga itu. Terasa batang kemaluannya seperti sedang diurut oleh liang vagina siswi SMU itu. Perlahan Bejo menggerakkan pantatnya maju mundur sambil mencengkram erat pinggulnya. Irama genjotannya lama kelamaan dipercepat. “Plak..plak..”, bunyi benturan pantat gadis itu dengan selangkangannya. Tubuh yang dalam keadaan telungkup menungging itu menggeliat-geliat karena disodok dari belakang. “Mmmhh…emmhh…ehh..hhhh “, suara sang korban yang hanya bisa merintih. Sedangkan Bejo mengeluarkan desahan dan racauan dari mulutnya sambil memompa dari belakang. “Ssshh..aahh..nikmat sekali memkmu manis”, racaunya. Terkadang tangannya meremas kuat kedua belah pantatnya sambil menepok-nepok dengan gemas. Di otaknya terlintas bayangan film porno yang ditontonnya tadi siang. 15 menit berlalu, makin lama sodokan pria itu makin cepat. Penisnya bergetar hebat hendak mengeluarkan lahar panas. Dipeluknya tubuh ABG i tu dari belakang sambil terus memompa dan meremas-remas kedua bukit kembarnya. Bejo merasakan vagina gadis itu makin lama makin basah dan tubuhnya juga menggelinjang hebat. Nampaknya ia akan mencapai klimaksnya. Merasakan hal itu, Bejo makin mempercepat sodokannya. Dibenamkannya dalam-dalam sang penis hingga menyentuh rahim kewanitaan gadis itu. “Ummpphh…”, dengus nafas kencang siswi itu sambil kepalanya mendongak keatas. Tubuhnya melengkung. Dan pada saat yang bersamaan pria pemerkosanya juga mencapai klimaks. Ditancapkannya penis itu dalam-dalam. “Crrott…crrottt..”, pancaran sperma menyembur dari kepala penisnya, bercampur dengan cairan kewanitaan dan darah perawan sang gadis. Tubuh kedua insan berlainan jenis itu ambruk seketika dengan posisi sang pria memeluk siswi ABG itu dari belakang. Senyum puas mengembang dari bibir Bejo, sedangkan cucuran air mata menetes dari mata sayu sang gadis. Agak lama batang kemaluan si Bejo dibiarkan menancap didalam va gina sang korban. Sepertinya ia ingin menikmati momen tersebut berlama-lama.
Waktu terus bergulir, dan sinar matahari mulai meredup seiring datangnya senja. Bejo bangkit berdiri sambil menarik rok abu-abu siswi SMU untuk melap batang kejantanannya yang berlumur air mani bercampur darah. Setelah rapi berpakaian kembali, ia sempat menatap sebentar tubuh yang tertelungkup lemah itu. “Oh indah dan nikmatnya hari ini”, kata hatinya sambil tersenyum puas. Ditinggalkannya siswi SMU korban nafsu birahinya dalam keadaan baju dan rok tersingkap awut-awutan. “Kebabasan aku datang!”, teriaknya dalam hati sambil berharap hari-hari berikutnya ia dapat kembali menikmati tubuh-tubuh hangat gadis muda.
22.59
[Cerita Panas] Susi Bispak SMP Jakarta
Written By detikberita.com on Rabu, 01 Februari 2012 | 22.59
Kisah ini terjadi saat aq masih duduk di kelas SMP. Di kelasku ada cewek namanya Susi, anak ini memang terkenal genit. Padahal sebenarnya orangnya biasa2 aja gak terlalu istimewa tapi karena sifatnya yang ramah dan gampangan itu yang membuat dia banyak dikerubutin teman2 cowok termasuk aq. Diantara sekian banyak cowok ada satu yang paling getol dekat2 ma Susi, namanya Rudi. Setiap kali aq melihat Rudi mendekati Susi maka tangannya gk jauh2 dari meraba pantat atau toked Susi.
Pernah suatu ketika saat pelajaran Kesenian, Susi yang duduk sendirian karena teman satu mejanya tidak datang pindah tempat duduk ke tempat Rudi yang memang duduk sendirian dibarisan paling belakang sudut, bersebelahan dengan mejaku.
Mulanya aq gk terlalu pedulian, paling juga si Rudi ngucek2 payudaranya si Susi. Tapi saat aq ngelirik, aq kaget setengah mati. Kontol si Rudi udah keluar dari celananya dan sedang dikocok2 ma Susi! Rudi menyeringai bangga melihat ke arahku. Sementara Susi hanya tersenyum2 genit aja melihat aq yang terpelongo.
Sambil menikmati kocokan Susi tangan kiri Rudi asik meremas2 payudara kanan Susi, untuk menutupi pandangan guru dari depan Rudi sengaja menaruh buku bacaan kesenian di depan Susi dengan cara di dirikan jadi seolah2 mereka berdua sedang membaca buku itu.
Beberapa menit kemudian kulihat peju Rudi menyembur keluar, Susi kemudian mengelap tangannya yg belepotan peju Rudi ke celana Rudi. Meilhat itu aq juga jadi kepingin. Aq segera memberi kode sama Rudi untuk gantian, kamipun berganti posisi.
“Si, aq juga donk..” pintaku setelah duduk di sampingnya,
“Paan?” tanyanya pura2 gk tau. “Kocokin kontol aq” ujarku, Susi mencibir kearahku, “Gak mau” tolaknya. Bangsatnya ni pikirku, gk tau orang dah konak juga. Sementara di meja sebelahku, si Rudi cekikikan melihatku, teman semejaku juga ngintip2 sambil tersenyum2 mupeng. Pasti mintak bagian juga tuh.
Karena udah gk tahan menahan birahi, sambil melihat kedepan pelan2 aq menurunkan resleting celanaku, tapi susah juga ngeluarin si kontol yang udah jegang dari tadi dalam posisi duduk gini. Ku longgarkan sedikit ikat pinggangku dan ku lepaskan kait kancing celanaku baru kurogoh kontolku mengeluarkannya, begitu kontolku keluar dari celana langsung keraih tangan kanan Susi, ku arahkan ke batang kontolku.
“kocokla cepat..” bisikku, tangan Susi yang lembut dan halus kemudian memegang batang kontolku dan mulai mengocok2nya membuat aq tertunduk keenakan.
“enak ya..?” bisik Susi, “anjeng, enak kali” balasku berbisik. Berkali2 aq mengeluarkan nafas keras saat kulit tangan Susi yang lembut menggesek2 kepala kontolku.
Sesekali aq melirik ke arah Rudi dan temanku yg tertawa2 kecil melihat aq lagi dikocokin ma Susi, teman semejaku berkali2 memberi kode mintak giliran yang dibalas dengan Susi leletan lidahnya. Asli mupeng dia, terlebih lagi saat aq dengan sengaja meremas2 payudara Susi sambil melirik mengejek ke temanku itu.
Beberapa menit kemudian pejuku akhirnya muncrat keluar disertai rasa nikmat tiada tara, sebisa mungkin aq menahan untuk tidak mengerang. Kututupi wajahku dengan kedua tanganku menahankan rasa nikmat di kontolku.
Susi mengangkat tangannya menunjukkan jari2 tangannya yang belepotan pejuku, wajahnya menunjukkan ekspresi jijik. Kemudian seperti tadi dia mengelapkan tangannya ke celanaku.
Karena merasa masih ada bau2 pejunya, Susi permisi ke wc. Gk lama teman sebangkuku ikut permisi keluar. Aq kembali pindah ke mejaku sementara Rudi duduk di bangku sebelahku.
Tapi ko lama kali ya..?? “jangan2 mereka maen di wc” terka Rudi. Aq manggut2 mengiyakan. Ampe pergantian jam pelajaran (kira2 15 menit lebih) baru mereka kembali, ku lihat teman aq itu tersenyum bahagia. Sementara Susi kembali ke bangkunya, bukan di tempat Rudi lagi.
Langsung kucecar teman ku dengan pertanyaan2, ngapain aja kalian? Temanku cerita begitu dikamar mandi, dia langsung meluk Susi. Sambil berciuman temanku meremas2 payudara Susi lalu dia meminta Susi untuk menghisap kontolnya, Susi ok-ok aja menghisap kontol temanku itu, lagi pula biasanya kamar mandi pas jam pelajaran masih berlangsung memang tergolong sepi kuadrat.
Eh pas lagi asik2an begitu tiba2 masuk cowok dari kelas sebelah, udah bisa ketebak cowok itupun mintak bagian. Terpaksa Susi ngelayani dua kontol sekaligus. Sepikan bukan berarti gk ada yang datang, beberapa menit kemudian datang dua orang cowok, anak kelas 2. melihat Susi yang lagi jongkok sambil ngisapin kontol kami, mereka pun dengan sabar ngantri mintak disepong juga.
Setelah semua ngecrot baru Susi dan teman aq itu kembali ke kelas. Aq jadi geleng2 mendengar cerita teman aq itu, jontor deh tuh bibir nyepong 4 batang sekaligus…
Lain waktu ada lagi cerita saat aq, Rudi dan Susi tergabung dalam satu tugas kelompok yg diberikan oleh guru bahasa inggris kami. Selain kami bertiga ada empat orang lagi, dua perempuan dua laki2. Jadi totalnya kami bertujuh. Kami memutuskan mengerjakan tugas kelompok tersebut pada hari minggu di rumah Susi.
Jadi begitulah pada hari minggu yang dijanjikan kami berkumpul di rumah Susi, kami mengerjakan tugas itu di ruang tamunya. Mulanya sih biasa2 aja, selain karena ada cewek lain juga karena orang tua Susi masih berada di rumah.
Suasana mulai berubah saat orang tua Susi keluar untuk menghadiri suatu pesta pernikahan, tangan Rudi mulai gatal meraba2 tubuh Susi membuat Susi sibuk menepis tangan jahil Rudi. Jadinya malah gk mengerjakan tugas kelompok lagi tapi mule cerita2 jorok yang membangkitkan gairah.
“Sil udah pernah liat kontol gk?” tanya Rudi ma Silvia salah satu teman cewek dalam kelompok kami. Nih anak emang gk ada otaknya. Silvia yang mendengar pertanyaan Rudi jadi merah padam mukanya, mulutnya langsung melancarkan cacian sama Rudi membuat kami tertawa2.
“gitu aja marah, Sil, Susi aja tenang2 aja klo liat kontol, ya kan Si” Amir ikut2 nimbrung sambil ngelirik genit sama Susi, Susi hanya mencibir menanggapi godaan Amir.
“ngomong2 kontol kelen, macam yg besar aja kontol kelen” Wita kali ini yang angkat bicara, nih anak mang rada berani dibandingin Silvia.
“eh, mo liat ko kontol aq…?” tanyak Rudi semangat sambil berdiri memamerkan celananya yang menggembung di bagian selangkangan. Tingkahnya membuat para cewek2 itu terpekik2 sambil cekikikan, Susi yang tepat berada di samping Rudi tiba2 meninju selangkangan Rudi membuat dia terpekik kesakitan yang disambut gelak tawa kami semua.
Gk sadar udah hampir tiga jam juga kami di rumah Susi, akhirnya kami memutuskan melanjutkan lagi pengerjaan tugas kelompok itu Senin besok. Wita dan Silvia pulang dengan diantar Amir dan Joko sementara aq dan Rudi tetap tinggal. Aq sudah menebak apa yang ada dalam pikiran Rudi, begitu mereka berempat meninggalkan rumah Susi, Rudi langsung melancarkan serangan2nnya.
Entah siapa yang bernafsu duluan keduanya udah bergumul saling peluk dan cium mengabaikan aq yang terbengong2 melihat aktivitas mereka berdua. Dengan ganas tangan Rudi meremas2 payudara Susi sementara tangan Susi meraba2 selangkangan Rudi. Gk mau ketinggalan aq langsung duduk disamping kiri Susi dan ikut2an meremas2 payudara kirinya. Susi melepaskan ciumannya dari Rudi gantian menciumi bibirku yang kubalas dengan penuh nafsu. Aq menggeliat nikmat saat jari2 Susi meremas selangkanganku sementara disamping kanan Susi Rudi memelorotkan celananya sekaligus celana dalamnya hingga kontolnya yang tegang terlihat menjulang.
Rudi segera meraih tangan Susi dan mengarahkannya ke kontolnya, Susi melepaskan ciumannya dariku dan melihat ke arah kontol Rudi kemudian mulai mengocok2nya membuat tubuh Rudi jadi kejang2. Aq ikut2an melepasi celanaku hingga kontolku dengan leluasa tegak dengan gagah.
Aq berdiri disamping Susi sambil meraih kepala Susi dan menariknya ke arah kontolku, mengerti kemauanku Susi langsung membuka mulutnya lebar2 membiarkan batang kontolku masuk ke dalam mulutnya, begitu kontolku masuk langsung dia menghisapnya membuat aq mendesis keenakan.
“kontol! Kau pulak yang duluan di sepong!” maki Rudi, “salah sendiri lah” jawabku penuh kemenangan. Kugerakkan pinggulku seolah2 sedang mengentoti mulut Susi sambil mendesah2 keras memanas2i Rudi sementara Susi makin aktip menghisap2 kontolku.
Panas melihat aq yang disepong Susi, tangan Rudi kelayapan menaikkan rok terusan Susi ke atas hingga pahanya yang mulus terbuka sampai terlihat pangkal paha Susi yang terbalut celana dalam warna pink.
Rudi menggesek2kan telunjuknya ke selangkangan Susi membuat Susi mengeluarkan suara2 mengeram sambil terus menghisap2 kontolku. Celana dalamnya terlihat basah oleh rembesan cairan vaginanya.
“Si buka sempak kau, si Martin mau liat pepek kau” kata Rudi sambil tangannya berusaha memelorotkan celana dalam Susi, Susi agak menaikkan pantatnya agar celana dalamnya dengan mudah dapat dipeloroti Rudi ke bawah.
Mataku tak lepas memandang pepek Susi yang ditumbuhi bulu2 halus, begitu pepek Susi terbuka jari2 Rudi langsung bermain di celah pepek Susi membuat Susi mendengus2 merasakan kenikmatan. Tubuhnya menggeliat2 merasakan gesekan2 jari Rudi di celah pepeknya.
Tanpa sadar aq makin dalam menyodokkan kontolku di dalam mulut Susi, berkali2 Susi mengeluarkan suara tersedak dan berusaha melepaskan kontolku dari dalam mulutnya tapi karena aq telah dikuasai nafsu birahi malah makin kasar menggoyang2kan pinggulku mengentoti mulut Susi sambil tanganku memegang kepala Susi menghindari dia melepaskan kontolku. Susi udah gk lagi menghisap kontolku hanya membiarkan saja kontolku memenuhi rongga mulutnya bergerak leluasa.
“ayo tin terus” ujar Rudi sambil memberi semangat sambil tangannya juga dengan cepat menggesek2 pepek Susi membuat Susi makin keras mengerang2.
“aq mo keluaaarrrr…” jeritku, dengan susah payah Susi menjauhkan kepalanya dari kontolku, tepat saat dia berhasil mengeluarkan kontolku dari dalam mulutnya, maniku muncrat keluar dengan perasaan nikmat tiada tara.
Susi memekik kecil saat maniku menyembur ke wajahnya, aq dengan sengaja mengarahkan ujung kontolku ke wajahnya hingga maniku muncrat di wajah Susi. Maniku yang kental dan berwarna putih itu menempel disekitar wajah Susi.
“martin jahat, maninya ditembakkan ke muka Susi” rungut Susi manja, dengan perasaan lelah aq duduk disamping Susi melihat dengan takjub maniku meleleh di sekitar wajah Susi sebagian menetes ke baju kaosnya.
“memang ni, gk usah kasih lagi Si” Rudi ngompor2in, pasti udah mupeng dia. “dah buka aja Si bajunya, udah kenak mani si martin gitu” ujar Rudi, “alah pengen aja bilang” cibir Susi tapi dia mau juga membuka bajunya.
Kini udah benar2 bugil , kontolku yang semula layu mulai bangkit kembali melihat tubuh telanjang Susi, “kelen juga la buka baju masak aq aja” ujar Susi, tanpa diminta dua kali Rudi segera menanggalkan pakaiannya diikuti oleh aq.
Kini kami bertiga udah bugi, aq dan Rudi segera mencaplok masing2 payudara Susi yang cukup besar itu membuat Susi tertawa geli menerima rangsangan dari kami. Ini pertama kalinya aq menghisap pentil perempuan.
Rudi kemudian merebahkan tubuh Susi di sofa dengan kepalanya berbantalkan pahaku hingga wajahnya tepat di depan kontolku yang mulai tegak lagi. Aq terbengong2 melihat Rudi mengambil posisi di tengah2 pangkal paha Susi, kontolnya yang tegang tepat berada di celah pepek Susi.
“ko mo ngentoti dia??” tanyaku terheran2, “memang kenapa?” tanya Rudi, sementara Susi memandangku dengan ekspresi heran, “nanti dia gk perawan lagi” ujarku lugu. Mereka berdua tertawa geli mendengar ucapanku.
“Martin tenang aja, nantik abis Rudi, Martin boleh ngentoti Susi” ujar Susi sambil menggesek2kan pipinya di batang kontolku. Sementara Rudi kembali melanjutkan maksudnya mengentoti Susi.
Terdengar pekik Susi saat batang kontol Rudi menerobos masuk kedalam pepeknya, entah karena udah dari tadi nahan nafsunya, Rudi dengan cepat menjurus kasar menyodok2kan batang kontolnya di dalam pepek Susi membuat Susi makin memekik2 menahankan serangan2 Rudi.
“enak kali pepek kauuu siii….”ceracau Rudi meningkahi pekikan Susi, sementara aq hanya bisa diam aja menonton mereka berdua ngentot dengan liarnya. Kontolku sekarang udah benar2 ngaceng lagi.
Tubuh Susi terguncang2 seiring hunjaman kontol Rudi di dalam pepeknya, teteknya yang bulat ikut bergoyang2 membuatku jadi gemas meremas2nya.
“Ahhh…..uunnnngghhhh…. pelaaaaaannnn… pelaaaaannnn diiiiiiiiii….”pekik Susi, tapi Rudi nggak merubah tempo genjotannya malah makin cepat menggoyang2kan tubuhnya. Tubuh mereka berdua mulai dibanjiri oleh keringat.
“ungh…ungh…”dengus Rudi, yang dibalas dengan pekikkan terputus2 Susi. Entah berapa lama tiba2 Rudi mencabut kontolnya dari dalam pepek Susi dan mengocok2kan batang kontolnya di depan perut Susi. Gk berapa lama kontolnya memuntahkan mani yang cukup banyak. Maninya muncrat diperut bahkan sampai ke payudara Susi.
“aduh enak kali..” desis Rudi, sementara Susi memejamkan matanya dengan dadanya yang turun naik seolah2 baru saja berlari jauh. Tubuhnya yang mungil terlihat mengkilat oleh keringatnya.
Begitu Rudi bangkit dari tubuh Susi, aq segera menggantikan posisinya. Dengan tidak sabar menusukkan batang kontolku ke celah pepek Susi tanpa memperdulikan mani Rudi di tubuh Susi.
Tapi berkali2 kutusukkan ko gk masuk2 ya??? Ini memang pertama kalinya aq mengentot dengan perempuan. Sadar ketidak tahuanku, sambil memegang batang kontolku dia mengarahkan arah tusukanku, “dibawah sini” bisiknya masih dengan nafas yang tersengal2.
Lobang pepknya mengalirkan cairan lendir yang membuat permukaan pepeknya terasa licin. Aq terpejam nikmat merasakan pertama kali kontolku masuk ke lobang pepek perempuan, aq berusaha mengocokkan batang kontolku di pepeknya tapi berkali2 kontolku keluar lagi dari pepek Susi. Melihat itu Rudi jadi tertawa2, “jangan panjang2 ko nareknya bodoh” ujar Rudi.
“baru pertama ya tin?” Susi ikut2an bersuara membuat jadi panas. Setelah agak lama akhirnya terbiasa juga aq menyodok2kan kontolku di dalam pepek Susi. Beda dengan Rudi dengan ku Susi hanya mengeluarkan suara mendesah2 kecil aja.
Walau tadi baru mengeluarkan tapi karena ini sensasi pertama ku mengentoti cewek, gk lama kurasakan maniku akan muncrat. Aq makin mempercepat goyanganku, berkali2 kontolku keluar dari pepek Susi tapi dengan cepat ku masukkan lagi dan ku kocok lagi.
“Tin klo mo nembak jangan di dalam” ujar Rudi mengingatkan, tubuh Susi sendiri terlihat makin kaku. Akhirnya dengan perasaan nikmat tiada tara kontolku untuk kedua kalinya mengeluarkan spermanya. Kalo ini di dalam pepek Susi, tubuh ku mengejang2 kaku mendapatkan orgasme kedua ku. Susi langsung terpekik kaget menyadari aq menembak di dalam vaginanya.
“wei kontol, jangan ko tembak didalamnya!” maki Rudi, tapi aq yang lagi dilanda kenikmatan gk peduli sama sekali. Aq makin menekankn dalam2 batang kontolku di dalam pepek Susi sementara tubuh Susi yang terhimpit tubuhku ikut mengejang. Kepalanya menggeleng2 kiri dan kanan, kurasakan daging otot pepek Susi mencengkram erat batang kontolku.
Ku rasa pepek Susi makin penuh dan sempit, oleh maniku, lendirnya juga karena kontraksi otot pepeknya.
Lima menit kemudian kami uda berpakaian kembali, sementara Susi ke kamar mandi. Baru kemudian kami berpamitan pulang. Selama sebulan aq cemas2 Susi akan hamil, apalagi tiap hari Rudi menakut2iku kalo Susi hamil dan mintak pertanggung jawabanku. Tapi ternyata apa yg ku khawatirkan tidak benar2 terjadi.
Pernah suatu ketika saat pelajaran Kesenian, Susi yang duduk sendirian karena teman satu mejanya tidak datang pindah tempat duduk ke tempat Rudi yang memang duduk sendirian dibarisan paling belakang sudut, bersebelahan dengan mejaku.
Mulanya aq gk terlalu pedulian, paling juga si Rudi ngucek2 payudaranya si Susi. Tapi saat aq ngelirik, aq kaget setengah mati. Kontol si Rudi udah keluar dari celananya dan sedang dikocok2 ma Susi! Rudi menyeringai bangga melihat ke arahku. Sementara Susi hanya tersenyum2 genit aja melihat aq yang terpelongo.
Sambil menikmati kocokan Susi tangan kiri Rudi asik meremas2 payudara kanan Susi, untuk menutupi pandangan guru dari depan Rudi sengaja menaruh buku bacaan kesenian di depan Susi dengan cara di dirikan jadi seolah2 mereka berdua sedang membaca buku itu.
Beberapa menit kemudian kulihat peju Rudi menyembur keluar, Susi kemudian mengelap tangannya yg belepotan peju Rudi ke celana Rudi. Meilhat itu aq juga jadi kepingin. Aq segera memberi kode sama Rudi untuk gantian, kamipun berganti posisi.
“Si, aq juga donk..” pintaku setelah duduk di sampingnya,
“Paan?” tanyanya pura2 gk tau. “Kocokin kontol aq” ujarku, Susi mencibir kearahku, “Gak mau” tolaknya. Bangsatnya ni pikirku, gk tau orang dah konak juga. Sementara di meja sebelahku, si Rudi cekikikan melihatku, teman semejaku juga ngintip2 sambil tersenyum2 mupeng. Pasti mintak bagian juga tuh.
Karena udah gk tahan menahan birahi, sambil melihat kedepan pelan2 aq menurunkan resleting celanaku, tapi susah juga ngeluarin si kontol yang udah jegang dari tadi dalam posisi duduk gini. Ku longgarkan sedikit ikat pinggangku dan ku lepaskan kait kancing celanaku baru kurogoh kontolku mengeluarkannya, begitu kontolku keluar dari celana langsung keraih tangan kanan Susi, ku arahkan ke batang kontolku.
“kocokla cepat..” bisikku, tangan Susi yang lembut dan halus kemudian memegang batang kontolku dan mulai mengocok2nya membuat aq tertunduk keenakan.
“enak ya..?” bisik Susi, “anjeng, enak kali” balasku berbisik. Berkali2 aq mengeluarkan nafas keras saat kulit tangan Susi yang lembut menggesek2 kepala kontolku.
Sesekali aq melirik ke arah Rudi dan temanku yg tertawa2 kecil melihat aq lagi dikocokin ma Susi, teman semejaku berkali2 memberi kode mintak giliran yang dibalas dengan Susi leletan lidahnya. Asli mupeng dia, terlebih lagi saat aq dengan sengaja meremas2 payudara Susi sambil melirik mengejek ke temanku itu.
Beberapa menit kemudian pejuku akhirnya muncrat keluar disertai rasa nikmat tiada tara, sebisa mungkin aq menahan untuk tidak mengerang. Kututupi wajahku dengan kedua tanganku menahankan rasa nikmat di kontolku.
Susi mengangkat tangannya menunjukkan jari2 tangannya yang belepotan pejuku, wajahnya menunjukkan ekspresi jijik. Kemudian seperti tadi dia mengelapkan tangannya ke celanaku.
Karena merasa masih ada bau2 pejunya, Susi permisi ke wc. Gk lama teman sebangkuku ikut permisi keluar. Aq kembali pindah ke mejaku sementara Rudi duduk di bangku sebelahku.
Tapi ko lama kali ya..?? “jangan2 mereka maen di wc” terka Rudi. Aq manggut2 mengiyakan. Ampe pergantian jam pelajaran (kira2 15 menit lebih) baru mereka kembali, ku lihat teman aq itu tersenyum bahagia. Sementara Susi kembali ke bangkunya, bukan di tempat Rudi lagi.
Langsung kucecar teman ku dengan pertanyaan2, ngapain aja kalian? Temanku cerita begitu dikamar mandi, dia langsung meluk Susi. Sambil berciuman temanku meremas2 payudara Susi lalu dia meminta Susi untuk menghisap kontolnya, Susi ok-ok aja menghisap kontol temanku itu, lagi pula biasanya kamar mandi pas jam pelajaran masih berlangsung memang tergolong sepi kuadrat.
Eh pas lagi asik2an begitu tiba2 masuk cowok dari kelas sebelah, udah bisa ketebak cowok itupun mintak bagian. Terpaksa Susi ngelayani dua kontol sekaligus. Sepikan bukan berarti gk ada yang datang, beberapa menit kemudian datang dua orang cowok, anak kelas 2. melihat Susi yang lagi jongkok sambil ngisapin kontol kami, mereka pun dengan sabar ngantri mintak disepong juga.
Setelah semua ngecrot baru Susi dan teman aq itu kembali ke kelas. Aq jadi geleng2 mendengar cerita teman aq itu, jontor deh tuh bibir nyepong 4 batang sekaligus…
Lain waktu ada lagi cerita saat aq, Rudi dan Susi tergabung dalam satu tugas kelompok yg diberikan oleh guru bahasa inggris kami. Selain kami bertiga ada empat orang lagi, dua perempuan dua laki2. Jadi totalnya kami bertujuh. Kami memutuskan mengerjakan tugas kelompok tersebut pada hari minggu di rumah Susi.
Jadi begitulah pada hari minggu yang dijanjikan kami berkumpul di rumah Susi, kami mengerjakan tugas itu di ruang tamunya. Mulanya sih biasa2 aja, selain karena ada cewek lain juga karena orang tua Susi masih berada di rumah.
Suasana mulai berubah saat orang tua Susi keluar untuk menghadiri suatu pesta pernikahan, tangan Rudi mulai gatal meraba2 tubuh Susi membuat Susi sibuk menepis tangan jahil Rudi. Jadinya malah gk mengerjakan tugas kelompok lagi tapi mule cerita2 jorok yang membangkitkan gairah.
“Sil udah pernah liat kontol gk?” tanya Rudi ma Silvia salah satu teman cewek dalam kelompok kami. Nih anak emang gk ada otaknya. Silvia yang mendengar pertanyaan Rudi jadi merah padam mukanya, mulutnya langsung melancarkan cacian sama Rudi membuat kami tertawa2.
“gitu aja marah, Sil, Susi aja tenang2 aja klo liat kontol, ya kan Si” Amir ikut2 nimbrung sambil ngelirik genit sama Susi, Susi hanya mencibir menanggapi godaan Amir.
“ngomong2 kontol kelen, macam yg besar aja kontol kelen” Wita kali ini yang angkat bicara, nih anak mang rada berani dibandingin Silvia.
“eh, mo liat ko kontol aq…?” tanyak Rudi semangat sambil berdiri memamerkan celananya yang menggembung di bagian selangkangan. Tingkahnya membuat para cewek2 itu terpekik2 sambil cekikikan, Susi yang tepat berada di samping Rudi tiba2 meninju selangkangan Rudi membuat dia terpekik kesakitan yang disambut gelak tawa kami semua.
Gk sadar udah hampir tiga jam juga kami di rumah Susi, akhirnya kami memutuskan melanjutkan lagi pengerjaan tugas kelompok itu Senin besok. Wita dan Silvia pulang dengan diantar Amir dan Joko sementara aq dan Rudi tetap tinggal. Aq sudah menebak apa yang ada dalam pikiran Rudi, begitu mereka berempat meninggalkan rumah Susi, Rudi langsung melancarkan serangan2nnya.
Entah siapa yang bernafsu duluan keduanya udah bergumul saling peluk dan cium mengabaikan aq yang terbengong2 melihat aktivitas mereka berdua. Dengan ganas tangan Rudi meremas2 payudara Susi sementara tangan Susi meraba2 selangkangan Rudi. Gk mau ketinggalan aq langsung duduk disamping kiri Susi dan ikut2an meremas2 payudara kirinya. Susi melepaskan ciumannya dari Rudi gantian menciumi bibirku yang kubalas dengan penuh nafsu. Aq menggeliat nikmat saat jari2 Susi meremas selangkanganku sementara disamping kanan Susi Rudi memelorotkan celananya sekaligus celana dalamnya hingga kontolnya yang tegang terlihat menjulang.
Rudi segera meraih tangan Susi dan mengarahkannya ke kontolnya, Susi melepaskan ciumannya dariku dan melihat ke arah kontol Rudi kemudian mulai mengocok2nya membuat tubuh Rudi jadi kejang2. Aq ikut2an melepasi celanaku hingga kontolku dengan leluasa tegak dengan gagah.
Aq berdiri disamping Susi sambil meraih kepala Susi dan menariknya ke arah kontolku, mengerti kemauanku Susi langsung membuka mulutnya lebar2 membiarkan batang kontolku masuk ke dalam mulutnya, begitu kontolku masuk langsung dia menghisapnya membuat aq mendesis keenakan.
“kontol! Kau pulak yang duluan di sepong!” maki Rudi, “salah sendiri lah” jawabku penuh kemenangan. Kugerakkan pinggulku seolah2 sedang mengentoti mulut Susi sambil mendesah2 keras memanas2i Rudi sementara Susi makin aktip menghisap2 kontolku.
Panas melihat aq yang disepong Susi, tangan Rudi kelayapan menaikkan rok terusan Susi ke atas hingga pahanya yang mulus terbuka sampai terlihat pangkal paha Susi yang terbalut celana dalam warna pink.
Rudi menggesek2kan telunjuknya ke selangkangan Susi membuat Susi mengeluarkan suara2 mengeram sambil terus menghisap2 kontolku. Celana dalamnya terlihat basah oleh rembesan cairan vaginanya.
“Si buka sempak kau, si Martin mau liat pepek kau” kata Rudi sambil tangannya berusaha memelorotkan celana dalam Susi, Susi agak menaikkan pantatnya agar celana dalamnya dengan mudah dapat dipeloroti Rudi ke bawah.
Mataku tak lepas memandang pepek Susi yang ditumbuhi bulu2 halus, begitu pepek Susi terbuka jari2 Rudi langsung bermain di celah pepek Susi membuat Susi mendengus2 merasakan kenikmatan. Tubuhnya menggeliat2 merasakan gesekan2 jari Rudi di celah pepeknya.
Tanpa sadar aq makin dalam menyodokkan kontolku di dalam mulut Susi, berkali2 Susi mengeluarkan suara tersedak dan berusaha melepaskan kontolku dari dalam mulutnya tapi karena aq telah dikuasai nafsu birahi malah makin kasar menggoyang2kan pinggulku mengentoti mulut Susi sambil tanganku memegang kepala Susi menghindari dia melepaskan kontolku. Susi udah gk lagi menghisap kontolku hanya membiarkan saja kontolku memenuhi rongga mulutnya bergerak leluasa.
“ayo tin terus” ujar Rudi sambil memberi semangat sambil tangannya juga dengan cepat menggesek2 pepek Susi membuat Susi makin keras mengerang2.
“aq mo keluaaarrrr…” jeritku, dengan susah payah Susi menjauhkan kepalanya dari kontolku, tepat saat dia berhasil mengeluarkan kontolku dari dalam mulutnya, maniku muncrat keluar dengan perasaan nikmat tiada tara.
Susi memekik kecil saat maniku menyembur ke wajahnya, aq dengan sengaja mengarahkan ujung kontolku ke wajahnya hingga maniku muncrat di wajah Susi. Maniku yang kental dan berwarna putih itu menempel disekitar wajah Susi.
“martin jahat, maninya ditembakkan ke muka Susi” rungut Susi manja, dengan perasaan lelah aq duduk disamping Susi melihat dengan takjub maniku meleleh di sekitar wajah Susi sebagian menetes ke baju kaosnya.
“memang ni, gk usah kasih lagi Si” Rudi ngompor2in, pasti udah mupeng dia. “dah buka aja Si bajunya, udah kenak mani si martin gitu” ujar Rudi, “alah pengen aja bilang” cibir Susi tapi dia mau juga membuka bajunya.
Kini udah benar2 bugil , kontolku yang semula layu mulai bangkit kembali melihat tubuh telanjang Susi, “kelen juga la buka baju masak aq aja” ujar Susi, tanpa diminta dua kali Rudi segera menanggalkan pakaiannya diikuti oleh aq.
Kini kami bertiga udah bugi, aq dan Rudi segera mencaplok masing2 payudara Susi yang cukup besar itu membuat Susi tertawa geli menerima rangsangan dari kami. Ini pertama kalinya aq menghisap pentil perempuan.
Rudi kemudian merebahkan tubuh Susi di sofa dengan kepalanya berbantalkan pahaku hingga wajahnya tepat di depan kontolku yang mulai tegak lagi. Aq terbengong2 melihat Rudi mengambil posisi di tengah2 pangkal paha Susi, kontolnya yang tegang tepat berada di celah pepek Susi.
“ko mo ngentoti dia??” tanyaku terheran2, “memang kenapa?” tanya Rudi, sementara Susi memandangku dengan ekspresi heran, “nanti dia gk perawan lagi” ujarku lugu. Mereka berdua tertawa geli mendengar ucapanku.
“Martin tenang aja, nantik abis Rudi, Martin boleh ngentoti Susi” ujar Susi sambil menggesek2kan pipinya di batang kontolku. Sementara Rudi kembali melanjutkan maksudnya mengentoti Susi.
Terdengar pekik Susi saat batang kontol Rudi menerobos masuk kedalam pepeknya, entah karena udah dari tadi nahan nafsunya, Rudi dengan cepat menjurus kasar menyodok2kan batang kontolnya di dalam pepek Susi membuat Susi makin memekik2 menahankan serangan2 Rudi.
“enak kali pepek kauuu siii….”ceracau Rudi meningkahi pekikan Susi, sementara aq hanya bisa diam aja menonton mereka berdua ngentot dengan liarnya. Kontolku sekarang udah benar2 ngaceng lagi.
Tubuh Susi terguncang2 seiring hunjaman kontol Rudi di dalam pepeknya, teteknya yang bulat ikut bergoyang2 membuatku jadi gemas meremas2nya.
“Ahhh…..uunnnngghhhh…. pelaaaaaannnn… pelaaaaannnn diiiiiiiiii….”pekik Susi, tapi Rudi nggak merubah tempo genjotannya malah makin cepat menggoyang2kan tubuhnya. Tubuh mereka berdua mulai dibanjiri oleh keringat.
“ungh…ungh…”dengus Rudi, yang dibalas dengan pekikkan terputus2 Susi. Entah berapa lama tiba2 Rudi mencabut kontolnya dari dalam pepek Susi dan mengocok2kan batang kontolnya di depan perut Susi. Gk berapa lama kontolnya memuntahkan mani yang cukup banyak. Maninya muncrat diperut bahkan sampai ke payudara Susi.
“aduh enak kali..” desis Rudi, sementara Susi memejamkan matanya dengan dadanya yang turun naik seolah2 baru saja berlari jauh. Tubuhnya yang mungil terlihat mengkilat oleh keringatnya.
Begitu Rudi bangkit dari tubuh Susi, aq segera menggantikan posisinya. Dengan tidak sabar menusukkan batang kontolku ke celah pepek Susi tanpa memperdulikan mani Rudi di tubuh Susi.
Tapi berkali2 kutusukkan ko gk masuk2 ya??? Ini memang pertama kalinya aq mengentot dengan perempuan. Sadar ketidak tahuanku, sambil memegang batang kontolku dia mengarahkan arah tusukanku, “dibawah sini” bisiknya masih dengan nafas yang tersengal2.
Lobang pepknya mengalirkan cairan lendir yang membuat permukaan pepeknya terasa licin. Aq terpejam nikmat merasakan pertama kali kontolku masuk ke lobang pepek perempuan, aq berusaha mengocokkan batang kontolku di pepeknya tapi berkali2 kontolku keluar lagi dari pepek Susi. Melihat itu Rudi jadi tertawa2, “jangan panjang2 ko nareknya bodoh” ujar Rudi.
“baru pertama ya tin?” Susi ikut2an bersuara membuat jadi panas. Setelah agak lama akhirnya terbiasa juga aq menyodok2kan kontolku di dalam pepek Susi. Beda dengan Rudi dengan ku Susi hanya mengeluarkan suara mendesah2 kecil aja.
Walau tadi baru mengeluarkan tapi karena ini sensasi pertama ku mengentoti cewek, gk lama kurasakan maniku akan muncrat. Aq makin mempercepat goyanganku, berkali2 kontolku keluar dari pepek Susi tapi dengan cepat ku masukkan lagi dan ku kocok lagi.
“Tin klo mo nembak jangan di dalam” ujar Rudi mengingatkan, tubuh Susi sendiri terlihat makin kaku. Akhirnya dengan perasaan nikmat tiada tara kontolku untuk kedua kalinya mengeluarkan spermanya. Kalo ini di dalam pepek Susi, tubuh ku mengejang2 kaku mendapatkan orgasme kedua ku. Susi langsung terpekik kaget menyadari aq menembak di dalam vaginanya.
“wei kontol, jangan ko tembak didalamnya!” maki Rudi, tapi aq yang lagi dilanda kenikmatan gk peduli sama sekali. Aq makin menekankn dalam2 batang kontolku di dalam pepek Susi sementara tubuh Susi yang terhimpit tubuhku ikut mengejang. Kepalanya menggeleng2 kiri dan kanan, kurasakan daging otot pepek Susi mencengkram erat batang kontolku.
Ku rasa pepek Susi makin penuh dan sempit, oleh maniku, lendirnya juga karena kontraksi otot pepeknya.
Lima menit kemudian kami uda berpakaian kembali, sementara Susi ke kamar mandi. Baru kemudian kami berpamitan pulang. Selama sebulan aq cemas2 Susi akan hamil, apalagi tiap hari Rudi menakut2iku kalo Susi hamil dan mintak pertanggung jawabanku. Tapi ternyata apa yg ku khawatirkan tidak benar2 terjadi.
Langganan:
Postingan (Atom)











































